Dihubungi Petinggi Arsenal Usai Emery Dipecat, Begini Respon Allegri

Unai Emery dan Massimilino Allegri, manajer arsenal
Unai Emery dan Massimilino Allegri.

POJOKSATU.id, LONDON – Petinggi Arsenal bergerak cepat mencari manajer baru setelah memecat Unai Emery, Jumat (29/11/2019) pagi waktu setempat atau sore WIB. Pelatih yang langsung dihubungi dewan klub adalah Massimiliano Allegri.


Memang sejak kursi manajer Arsenal yang duduki Emery digoyang, sejumlah nama sudah dikatikan sebagai kandidat manajer baru The Gunners. Allegri salah satunya. Juga ada nama pelatih asal Portugal, Nuno Espirito Santo, serta Mauricio Pohettino yang menguat setelah didepak Tottenham Hotspur.

Namun dikutip Pojoksatu.id dari Sky Sports, Arsenal sedang dalam pembicaraan dengan Massimiliano Allegri dan pelatih asal Italia itu terbuka untuk menggantikan Unai Emery.

Diberitakan sebelumnya, Emery dipecat Arsenal setelah kekalahan 1-2 dari Eintracht Frankfurt di Liga Europa.


The Gunners kini mencatat tujuh pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi, penampilan terburuk mereka sejak Februari 1992.

Setelah memecat Emery bersama stafnya, petinggi Arsenal kemudian menunjuk salah satu legenda klub, Freddie Ljungberg sebagai manajer sementara.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat pagi, Arsenal mengatakan: “Keputusan telah diambil karena hasil dan penampilan yang tidak berada pada level yang diperlukan. Freddie Ljungberg, yang sudah menjadi bagian dari staf pelatih tim utama Arsenal, telah ditunjuk sebagai pengganti Emery untuk sementara waktu.”

Menurut Sky Sports, Arsenal telah melakukan kontak dengan Allegri dan mantan manajer Juventus telah mengindikasikan bahwa ia akan mengambil pekerjaan itu.

Pelatih berusia 52 tahun saat ini tidak punya pekerjaan setelah meninggalkan Juventus pada akhir musim lalu. Allegri telah tinggal di London dan telah belajar bahasa Inggris dalam persiapan untuk pekerjaan baru di Liga Premier.

Awal pekan ini, diklaim bahwa Allegri ragu untuk mengambil pekerjaan Arsenal karena ia ingin bergabung dengan klub yang mampu memenangkan Liga Champions. Namun pelatih asal Italia tampaknya sudah berubah pikiran.

Allegri memenangkan lima gelar Serie A selama menjadi pelatih Juventus dan membimbing klub Italia itu ke dua final Liga Champions, meskipun ia gagal pada kedua kesempatan itu.

(fat/pojoksatu)