Chelsea Menang, Maurizio Sarri Malah Bimbang

Maurizio Sarri - Manajer Chelsea
Maurizio Sarri - Manajer Chelsea

POJOKSATU.id, LONDON – Chelsea kembali ke jalur kemenangan usai membekuk Newcastle United dengan skor ketat 2-1, Minggu (13/1/2018) dini hari WIB.


Dua gol tuan rumah disarangkan Pedro di menit 9 dan gol penentu kemenangan yang didonasi Willian Borjes di menit 57. Sedangkan satu gol Newcastle dikreasi Clark di menit 40.

Dengan hasil positif di pekan 22 lanjutan Liga Primer Inggris itu, The Blues pun tetap bergeming di urutan empat klasemen sementara dengan raihan 47 poin atau terpaut selisih sepuluh angka dari Liverpool sebagai pemuncak klasemen.

Arsenal Keok, Unai Emery: Tak Ada Hubungannya dengan Ozil!

Namun begitu, kendati sukses mengamankan poin penuh di laga kandang, sang manajer, Maurizio Sarri telah menunjukkan ketidaksenangannya.


Mantan pelatih Napoli itu bahkan mengkritik soal mentalitas para pemainnya yang masih terus ditingkatkan.

Karena itu, ke depan ia akan membenahi total mentalitas para pemainnya. “Saya pikir kami harus memperbaiki mentalitas tim secara total,” ujar Sarri seperti dikutip dari Goal.

“Namun, saya senang dengan hasil akhir pertandingan ini,” sebut dia.

“Kami memulai laga dengan baik, tapi ketika kami mencetak gol (pertama), kami merasa segalanya bakal menjadi lebih mudah, padahal tidak demikian. Setelah kami mencetak gol tersebut, kami (seakan) berhenti bermain,” tuturnya.

Sarri pun heran kenapa permainan tidak berkembang dan para pemain tidak mampu melanjutkan permainan yang bagus di pertandingan itu.

“Di lima partai terakhir kami kesulitan mencetak gol dan hari ini kami berhasil mencetak mencetak gol hanya dalam waktu sembilan menit. Namun setelah itu kami berhenti berusaha dan kami menderita masalah,” ungkapnya.

“Kami tidak mampu untuk bereaksi ketika mengalami kesulitan. Untungnya hari ini kami tidak mengalami kesulitan yang berarti. Melawan Watford, kami bisa memberikan reaksi yang baik. Terlepas dari hasil akhir, kami juga memberikan reaksi yang baik saat kalah dari Tottenham Hotspur. Saya pikir kami harus memperbaiki mentalitas tim secara total,” paparnya sedikit kesal.

(qur/pojoksatu)