Tak Terbukti, Roberto Firmino Bebas dari Ancaman Sanksi FA

liverpool vs psg, liga champions
Roberto Firmino - Striker Liverpool (thesun.cco.uk)

POJOKSATU.id, LONDON – Asosiasi sepak bola Inggris atau FA tidak akan menindaklanjuti laporan bek muda Everton, Mason Holgate yang menuduh striker Liverpool, Roberto Firmino telah mengucapkan kalimat diskriminatif.


Dilansir Diario AS, keputusan FA ini diambil setelah mereka melakukan investigasi dengan mewawancarai 12 pemain dan pejabat dari kedua klub tersebut, termasuk wasit Bobby Madley dan seorang perangkat pertandingan lainnya, namun tidak ada yang benar-benar mendengar apa yang dikatakan Firmino.

Firmino sendiri dalam sebuah wawancaranya dengan stasiun televisi setempat mengakuitelah melayangkan kalimat hinaan kepada Holgate dalam bahasa Portugis, namun dia mengklaim komentar tersebut bukan bersifat rasial.


 

Tindakan verbal Firmino sendiri sebagai reaksi setelah Holgate secara sengaja mendorongnya hingga terjungkal ke kursi penonton saat kedua tim bentrok di putaran ketiga Piala FA di Anfield pada 5 Januari 2018 untuk kemenangan tuan rumah 2-1.

Firmino yang marah lantas mengejar Holgate namun dicegah oleh rekan-rekannya. Disitulah kemudian Firmino mengucapkan kalimat umpatan yang ditenggarai mengumpat Holgate dengan ‘loco’ dan filha du puto’ – bahasa Portugis, atau jika diterjemahkan mengandung arti, gila dan anak sundal.

Holgate yang tidak terima dengan ucapan Firmino pun beraksi dan mengadu ke wasit untuk kemudian melaporkannya ke pihak FA.

Meskipun FA yakin tuduhan Holgate itu dibuat “dengan itikad baik”, namun mereka menganggap tidak ada cukup bukti untuk mengajukan tuntutan terhadap pemain internasional Brasil tersebut.

(qur/pojoksatu)