Troy Deeney Lolos dari Jeratan Sanksi, Tapi FA Tetap Memperingati

Troy Deeney - Striker Watford (thesun.co.uk)
Troy Deeney - Striker Watford (thesun.co.uk)

POJOKSATU.id, WATFORD – kapten Watford, Troy Deeney bisa bernafas lega setelah selebrasi dengan mengacungkan dua jari tengahnya tidak berujung sanksi dari federasi sepak bola Inggris atau FA.


Dilansir BBC Sport, Deeney tidak akan menghadapi tindakan (tuntutan) formal setelah isyarat jari tengahnya dalam kemenangan 4-1 atas Chelsea, awal pekan ini.

Meski demikian, pihak FA tetap memperingati sang kapten secara tertulis kepada pemain berusia 29 tahun itu yang menilai tindakannya merupakan tanggapan terhadap “transfer spekulasi”.


Sebelumnya, FA mengganjar satu pertandinga suspense dan denda sebesar 3.800 poundsterling atau setara Rp71 jita kepada pemain Tottenham Hotspur, Dele Alli.

Alli saat itu mengacungkan jari tengah yang diklaimnya ditujukan untuk rekan setimnya di Inggris, Kyle Walker dan bukan ditujukan untuk petugas pertandingan sebagaimana yang dituduhkan.

Sementara Deeney sendiri mengatakan, ia memilih tidak banyak berkomentar terhadap insiden tersebut. “Saya diam karena saya sadar berbicara membuat saya bermasalah,” katanya.

“Itu adalah kasus membiarkan semua orang tahu bahwa saya melihat segalanya dan saya masih di sini,” imbuhnya.

Troy Deeney sendiri merupakan sosok pemain yang kerap bermasalah dengan sanksi sejauh musim ini menyusul sikapnya yang temperamental di lapagan.

Deeney menerima larangan hingga empat pertandingan setelah menerima dua kartu merah musim ini. Dia juga menerima tuduhan melakukan kekerasan dan suspensi tiga pertandingan setelah terlibat friksi dengan pemain Stoke City, Joe Allen pada Oktober 2017.

Selain itu, striker itu juga diganjar  larangan empat pertandingan karena terlibat perseteruan dengan pemain Huddersfield, Collin Quaner pada Desember 2017.

(qur/pojoksatu)