Troy Deeney Menanti Sanksi Gegara Jari Tengah

Troy Deeney - Striker Watford (thesun.co.uk)
Troy Deeney - Striker Watford (thesun.co.uk)

POJOKSATU.id, WATFORD – Striker Watford, Troy Deeney berpotensi mendapatkan sanksi dari federasi sepak bola Inggris atau FA menyusul aksi selebrasinya yang dinilai tidak menunjukkan rasa hormat.


Deeney tertangkap kamera mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton usai menjebol gawang Chelsea untuk kemenangan Watford 4-1 pada lanjutan Liga Primer Inggris awal pekan ini.

Pemain berusia 29 tahun itu pun terancam mendapatkan sanksi berupa larangan bermain tiga kali berturut-turut atas tindakan kontroversialnya itu.


“Meski komite disiplin tidak meyakini gestur itu ditujukan kepada wasit, ataupun ditujukan kepada rekan satu tim, kami merasa tindakan itu ofensif dan tidak sportif serta dapat melanggar pasal 57 peraturan disiplin FIFA,” demikian bunyi pernyataan resmi FA yang dilansir Goal.

Insiden bermula saat Deeney yang maju untuk mengeksekusi bola mati dari titik putih sukses menjalankan tugasnya di menit 42. Setelah mengoyak jala Thibaut Courtois, Deeney berlari ke hadapan fans sambil mengacungkan dua jari tengahnya.

Namun, Deeney membantah jika aksinya itu sebagai bentuk hinaan untuk tim lawan maupun pendukung tim lawan. Ia menegaskan, selebrasi tersebut hanya ekspresi dirinya sebagai pembuktiaan jika dirinya masih bisa tampil optimal membela timnya.

“Banyak spekulasi beredar selama bursa transfer. Saya tidak mengomentari apapun karena saya sadar itu bisa membuat saya terjebak dalam masalah. Itu kenapa saya membuat orang-orang tahu kalau saya melihat semuanya dan saya masih di sini,” tutur Deeney kepada BBC Radio 5 Live.

Jika Troy Deeney resmi dijatuhi sanksi tiga kali larangan oleh FA, maka secara akumulatif pemain temperamental ini telah mendapatkan sanksi larangan bermain sebanyak 11 kali sepanjang musim ini.

(qur/pojoksatu)