Gawat, Manchester United Krisis Penyerang

CIDERA - Romelu Lukaku ditandu ke luar lapangan dengan penanganan medis serius usai bertabrakan kepala dengan pemain Southampton (mentor.co.uk)
CIDERA - Romelu Lukaku ditandu ke luar lapangan dengan penanganan medis serius usai bertabrakan kepala dengan pemain Southampton (mentor.co.uk)

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United menutup tahun ini dengan rentetan catatan kurang mengesankan setelah hanya bermain imbang dalam tiga laga berturut-turut.


Bahkan usai bermain imbang 0-0 dengan Southampton di Old Trafford, dini hari tadi membuat skuat Jose Mourinho ini harus rela tempatnya di peringkat kedua klasemen dikudeta Chelsea.

Skuat asuhan Antonio Conte itu baru saja tampil ganas melibas Stoke City dengan skor telak tak berbalas 5-0 di Stamford Bridge.

https://twitter.com/PojokSatu/status/947165943825911808


Selain itu, Setan Murah juga terancam mengalami kriris di lini depan setelah dua bomber mereka, Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku dibekap cidera.

Lukaku bahkan harus ditandu ke luar lapangan dengan alat bantu pernafasan di mulutnya di menit 14 setelah terlibat benturan kepala dengan pemain Soton, Wesley Hoedt.

Sementara Ibra, yang tidak dilibatkan sama sekali dalam laga pekan ke-21 itu ternyata mengalami cidera yang diduga dipicu dari cidera parah sebelumnya, yang diprediksi akan kembali memaksanya menepi cukup lama, setidaknya selama empat pekan ke depan.

Sang manajer, Jose Mourinho pun telah mengonfirmasi terkait kondisi kedua strikernya itu, dan mengaku bahkan ia akan kekurangan stok pemain depan untuk beberapa laga ke depan.

“Zlatan absen satu bulan. Saya tidak tahu tentang Lukaku. Tapi ketika Anda melihat pemain meninggalkan lapangan seperti itu (ditandu), biasanya dua pertandingan setidaknya,” tutur Mourinho seperti dilansir Metro.

Setan Merah pun kini hanya menyisakan Marcus Rashford dan Anthony Martial yang bisa dioperasikan di lini depan.

“Anda hanya memiliki dua pemain menyerang di bangku cadangan, Rashford and Martial dan Anda langsung kehilangan salah satu dari mereka. Saya ingin pergantian ketiga di akhir permainan dan saya tidak memiliki pemain menyerang ketiga sehingga sulit,” ungkapnya.

(qur/pojoksatu)