Fans Man United ‘Laporkan’ Aksi Diving Pemain City ini ke FA

Gabriel Jesus - Manchester City (thesun.co.uk)
Gabriel Jesus - Manchester City (thesun.co.uk)

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Fans Manchester United bereaksi keras dan mengecam aksi Gabriel Jesus di dalam kotak penalti Manchester United saat derby Manchester di Old Trafford, Senin (11/12/2017) dini hari WIB.


Melalui lini masa, pendukung The Dream Theater itu pun melaporkan striker Manchester City itu ke federasi sepak bola setempat atau FA karena menurut mereka, pemain asal Brasil itu jelas-jelas telah melakukan aksi diving.

Dilansir Metro, sejumlah pendukung MU telah meminta FA turun tangan dan melakukan tindakan retrospektif terhadap Gabriel Jesus atas tuduhan diving tersebut.

https://twitter.com/PojokSatu/status/939931020840898560


Jesus terlihat terjatuh di dalam kotak penalti setelah lajunya dipangkas Chris Smalling. Namun dalam siaran ulang yang ditayangkan, tidak terjadi kontak fisik dengan Smailing tersebut.

Fans MU pun makin dibuat geram dengan keputusan wasit yang tak memberikan sanksi apa-apa (kartu kuning) terhadap ulah si pemain tersebut.

Atas kenyataan itu, mereka pun menumpahkan kekesalannya lewat lini masa, termasuk meminta FA untuk menyelidiki insiden ‘tak sportif’ ini.

“Jika Yesus tidak disanksi karena diving itu, saya sedang mengikatkan diri ke pagar @FA,” cuit akun bernama @NeilHalton.

Sementara seseorang dengan akun @scotp09 mendesak FA mengganjar hukuman atas ulah Gabriel Jesus tersebut. “Semoga FA menjatuhkan sanksi larangan tiga kali tanding atas ulah diving itu,” sambung akun @eedollar.

Terkait aksi dugaan diving pemain Man City ini, manajer Man United, Jose Mourinho pun sempat ‘menyentil’ sebelum laga derby ini digelar.

Menurut pelatih asal Portugal itu, rivalnya itu merupakan tim yang ‘sempurna’ dengan banyak kelebihan yang dimiliki disegala lini.

“Mereka adalah tim yang bagus. Mereka bertahan dengan baik, mereka bereaksi dengan baik saat mereka kehilangan bola,” katanya.

“Mereka memiliki dinamika serangan yang bagus, mereka memiliki gerakan kreatif, mereka memiliki pemain yang luar biasa, mereka memiliki pelatih yang fantastis, mereka memiliki banyak hal baik,” sambung dia.

“Namun, satu hal yang tidak saya suka dari mereka adalah, mereka mudah kehilangan keseimbangan dan mudah jatuh,” ungkapnya.

(qur/pojoksatu)