Man of The Match, Thibaut Courtois : Kami Tak Sabar Main di Final Liga Champions

Real Madrid ke final Liga Champions.
Thibaut Courtois, penjaga gawang Real Madrid. Foto : realmadrid.com.

POJOKSATU.id, PENJAGA gawang Real Madrid, Thibaut Courtois dinobatkan sebagai man of the match dalam pertandingan antara El Real lawan Manchester City di Santiago Bernabéu, Kamis (5/5/2022) dini hari.


Pemain Belgia ini menampilkan performa yang sempurna dengan melakukan penyelamatan-penyelamatan sepanjang laga semifinal Liga Champions dari serangan The Citizen-julukan Manchester City.

Penampilan apiknya sekaligus menentukan timnya menuju final melawan Liverpool yang akan digelar di Paris, 28 Mei 2022.


Thibaut Courtois optimis timnya bisa meraih gelar juara. “Tim ini dan klub ini mampu melakukan apa saja. Kami terus percaya sampai akhir dan akhirnya kami membuatnya menjadi mungkin,” ujarnya seperti dilansir dari laman resmi klub Real Madrid.

“Ketika Real Madrid mencapai final, kami pergi ke sana untuk memenangkannya,” sambungnya.

Courtois juga menyinggung soal jalannya laga semifinal yang berakhir 3-1 untuk Real Madrid.

“Kami tahu kami dalam kondisi yang lebih baik memasuki perpanjangan waktu, itu adalah menekan dan bertahan dengan baik, itulah yang kami lakukan. Kami tidak hebat di depan gawang hari ini, kami kehilangan umpan terakhir dan kadang-kadang rasanya itu tidak akan cocok untuk Anda, tetapi dengan gol dan para penggemar di belakang kami, kami tahu apa pun bisa terjadi,” tuturnya.

Kemampuan Real Madrid melakukan epic comeback setelah sempat ketinggalan 0-1, diakui Courtois karena faktor pengalaman sudah mengalahkan klub-klub besar.

“Kami telah menyingkirkan beberapa tim hebat, seperti PSG, Chelsea, dan hari ini (Manchester City),” sebutnya.

“Itu dalam beberapa menit terakhir hari ini yang sulit dipercaya tetapi kami tahu segalanya mungkin terjadi ketika kami bermain di kandang,” lanjutnya.

Courtois pun mengatakan ingin segera melakoni partai final lawan Liverpool. “Kami tidak sabar untuk bermain di final. Ketika Madrid mencapai final, kami pergi ke sana untuk memenangkannya,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)