Takut Virus Corona, Fans Juventus Dilarang ke Prancis, Begini Respon Sarri

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (Sky Sports)
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (Sky Sports)

POJOKSATU.id, LYON – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri menyayangkan larangan bagi suporter Si Nyonya Tua masuk ke Stadion Groupama, venue laga Lyon kontra Juve. Sarri menilai larangan itu tidak adil.

Seperti diketahui, virus corona telah menyerang sejumlah warga di Italia dan menyebabkan beberapa pertandingan Serie A batal digelar akhir pekan kemarin.

Ketakutan akan virus corona itu berlanjut ketika raksasa Italia akan menghadapi Lyon di babak 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB.

Walikota dari dua kota di pinggiran kota Lyon di mana Stadion Groupama berada, tempat pertandingan ini digelar telah menyerukan agar fans tim tamu tidak datang ke Prancis.

Virus Corona telah merenggut 11 nyawa di Italia pada Selasa malam, dengan 322 lainnya dikonfirmasi positif terinfeksi virus mematikan itu.

Pihak berwenang mengatakan pertandingan mendatang di Serie A akan dimainkan secara tertutup untuk memerangi penyebarannya, serta pertandingan Liga Eropa Kamis antara Inter Milan dan Ludogorets dari Bulgaria.

Meski ada larangan suporter Juventus datang ke Prancis, namun dikutip Pojoksatu.id dari The National, diperkirakan hampir 3.000 fans dari Italia akan hadir.

“Menurut saya itu adalah masalah Eropa, bukan masalah Italia,” kata Sarri soal dampak virus Corona, pada konferensi pers hari Selasa sebelum 16 besar Liga Champions.

“Di Italia kami telah melakukan 3.500 tes dan kami memiliki sejumlah kasus positif. Di Prancis sekitar 300 tes telah dilakukan, jadi mungkin jika mereka telah melakukan tes sebanyak kami akan ada banyak kasus positif (di Prancis).”

“Ini masalah Eropa, jadi saya yakin pendukung kami punya hak untuk berada di sini.”

“Jelas kita harus menghadapi masalah dan pihak berwenang perlu terlebih dahulu mengatasinya,” tegas mantan manajer Chelsea itu.

(fat/pojoksatu)