Peluang Manchester City di Liga Champions Tergantung pada Pep Guardiola

Manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ruud Gullit menilai peluang Manchester City menjadi juara di Liga Champions musim ini bergantung pada Pep Guardiola.


Gullit mengatakan, motivasi yang disampaikan Guardiola akan menentukan penampilan para pemain.

Sebab menurut Gullit, para pemain tidak bisa mengabaikan situasi saat ini, dimana diyakininya jadi pembicaraan.

“Ini akan menjadi momen yang sangat sulit bagi Manchester City dan saya ingin tahu apakah para pemain mereka dapat mengatasinya,” katanya seperti dilansir BBC.


“Mungkinkah mereka sudah tahu (hukumannya)? Saya tidak tahu. Bisa dibayangkan, seluruh kota membicarakannya, terutama para suporter Manchester United.

“Anda memiliki keluarga Anda, kemudian Anda memiliki manajer Anda – itu akan berada di sistem Anda. Anda tidak bisa mengabaikannya begitu saja.

“Sekarang, tergantung pada Pep untuk mencoba memotivasi tim. Ini akan sulit,” tandasnya.

Untuk diketahui, Manchester City bakal menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Pertemuan pertama mereka akan digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (27/2) dini hari WIB.

Berbeda dengan Gullit, dilansir AS, Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane meyakini sanksi larangan tampil selama dua musim dari Liga Champions tidak akan mempengaruhi penampilan City.

Zidane meyakini, Guardiola dan para pemain City memiliki motivasi lebih untuk bisa tampil baik. Hal ini, menjadi sinyal bagi skuad Madrid untuk waspada.

Untuk diketahui, oleh UEFA Manchester City dilarang tampil di kompetisi antarklub benua tersebut selama dua musim 2020/21 dan 2021/22.

Hukuman itu atas pelanggaran yang dilakukan City terkait laporan keuangan dalam kurun antara 2012 dan 2016.

Bukan hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola juga dijatuhi denda senilai 30 juta euro (sekitar Rp 445,6 miliar). Menanggapi sanksi ini, City tidak tinggal diam. Mereka dilaporkan mengajukan banding.

(zul/pojoksatu)