Mantan Wasit Ini Sebut Real Madrid Harusnya Dihukum Dua Penalti

Ituralde Gonzalez, mantan wasit FIFA menilai Bayern Munchen harusnya dapat hadiah penalti dua atas Real Madrid (alchetron.com)
Ituralde Gonzalez, mantan wasit FIFA menilai Bayern Munchen harusnya dapat hadiah penalti dua atas Real Madrid (alchetron.com)

POJOKSATU.id, MADRID – Pertandingan Real Madrid kembali memicu kontroversi saat menghadapi Bayern Munchen di leg kedua babak semifinal Liga Champions di Estadi Santiago Bernabeu, Rabu (2/5/2018) dini hari WIB.


Menurut mantan wasit FIFA, Ituralde Gonzalez, Real Madrid harusnya mendapat dua hukuman penalti di laga tersebut yang telah diabaikan oleh wasit.

Dilansir Diario AS, Gonzalez mengemukakan, Bayern seharusnya mendapat dua hadiah penalti setelah Marcelo terlihat handball dan Sergio Ramos melanggar Robert Lewandowski di kotak terlarang.

Real Madrid Penuh Penderitaan Kalahkan Bayern Munchen

Karena DNA yang Meloloskan Real Madrid ke Babak Final, Klaim Sang Kapten


Gonzalez mengungkapkan, insiden pertama terjadi jelang turun minum saat skor imbang 1-1. Saat itu, Marcelo melakukan handball saat menghadang umpan silang dari sayap kanan.

Namun, insiden itu tepat terjadi di garis terlarang, sehingga sempat menimbulkan perdebatan apakah penalti atau hanya tendangan bebas.

Namun, wasit asal Turki, Cuneyt Cakır yang memimpin jalannya laga tersebut memutuskan untuk memberikan tendangan sudut, sehingga menuai kekecewaan bagi kubu Bayern.

Padahal, menurut Gonzalez, Marcelo terlihat menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti dan wasit seharusnya memberi penalti kepada Bayern.

Sementara insiden kedua terjadi di paruh kedua menit 52, Sergio Ramos dan Robert Lewandowski terlibat bentrok di kotak terlarang, dan Gonzalez menilai wasit seharusnya menunjuk titik putih karena kapten rumah rumah itu melakukan pelanggaran para Lewandowski.

(qur/pojoksatu)