Marco Verratti di Kartu Merah, Sang Agen Sindir Perilaku Ronaldo

Marco Verratti - Paris Saint-Germain (talksport.com)
Marco Verratti - Paris Saint-Germain (talksport.com)

POJOKSATU.id, PARIS – Agen Marco Verratti, Mino Raiola memersoalkan keputusan wasit yang mengusir pemainnya di laga Paris Saint-Germain kontra Real Madrid leg kedua babak 16 besar Liga Champions, kemarin.


Agen pemain papan atas asal Italia itu menyebut, wasit terbilang pilih kasih atas keputusannya tersebut, karena Cristiano Ronaldo yang melakukan tindakan serupa dengan Verratti tak mendapat reaksi apapun dari wasit.

Raiola bahkan menuding, Felix Brych, wasit yang memimpin jalannya pertandingan di Parc des Princes itu telah melakukan standar ganda dengan menganalogikan, Verratti telah dihukum dan Ronaldo “diampuni”.

Mino Raiola – Agen MAarco Verratti

“Cristiano Ronaldo (juga) memprotes secara terbuka namun tidak diperingatkan,” kata Raiola seperti dilansir Diario AS.


Oleh karena itu, pihaknya tidak senang dengan hukuman wasit yang diberikan kepada gelandang PSG tersebut yang menurutnya tidak adil.

“Itu adalah keputusan yang keras. Sampai saat itu, Marco telah menjadi salah satu pemain terbaik di lapangan. Keluhannya terlahir karena frustrasi Cristiano Ronaldo memprotes secara terbuka dan tidak diperingatkan,” ungkapnya.

“Itu hanya protes pemain yang ingin membantu timnya,” sebut dia. “Mungkin dia (Verratti) bereaksi sedikit berlebihan, tapi itu hanya frustrasi dari seorang pemain yang ingin melakukan segala kemungkinan untuk membantu,”

“Ronaldo bersalah karena membantah perbedaan pendapat beberapa kali namun dia diampuni, bahkan saat dia mencoba menendang Dani Alves,” ungkapnya.

Cristiano Ronaldo nyaris menendang bek PSG, Dani Alves (sportseries.net)
Cristiano Ronaldo nyaris menendang bek PSG, Dani Alves (sportseries.net)

Marco Verratti telah menjadi sorotan publik Paris setelah diusir keluar lapangan oleh wasit karena akumulasi kartu di laga krusial tersebut.

Verratti yang mendapat kartu kuning di menit 20 diusir wasit di paruh kedua karena melakukan protes keras kepada wasit yang tidak menghukum Lucas Vazquez yang menurut dia telah melanggarnya.

Bermain dengan 1o pemain dan tanpa sang bintang, Neymar, PSG pun tumbang di tangan sang petahana dengan skor ketat 1-2 atau kalah agregat 2-5.

https://twitter.com/PojokSatu/status/971591338096459780

(qur/pojoksatu)