POJOKSATU.id - Persik Kediri tak ingin menutup musim begitu saja tanpa kesan manis di depan pendukung sendiri.

Meski sudah memastikan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan, Macan Putih tetap membidik kemenangan saat menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26.

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Sabtu (16/5/2026), dipastikan berlangsung menarik.

Selain menjadi laga kandang terakhir musim ini bagi Persik Kediri, duel kontra Persija juga dianggap memiliki gengsi tinggi karena mempertemukan dua tim dengan sejarah dan basis suporter besar di Indonesia.

Baca Juga: Catat 100 Laga dalam 3 Musim, Sonny Stevens Ingin Pensiun di Dewa United

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menegaskan anak asuhnya tetap menatap serius pertandingan melawan Macan Kemayoran.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, menghadapi Persija selalu menghadirkan atmosfer berbeda dan menjadi tantangan spesial bagi timnya.

“Melawan Persija Jakarta selalu menjadi pertandingan penting bagi kami. Mereka salah satu tim terbaik di liga. Jadi ini akan menjadi laga sangat istimewa,” ujar Marcos Reina.

Meski posisi klasemen tidak terlalu menentukan bagi Persik Kediri, Marcos tidak ingin timnya kehilangan motivasi.

Baca Juga: Persib Bandung Krisis Pilar Jelang Laga Penentu Lawan PSM, Tanpa Barba, Lucho Hingga Hodak

Ia justru menilai laga seperti ini penting untuk menjaga mentalitas pemain sekaligus menjadi penutup yang manis di hadapan Persikmania.

Atmosfer Stadion Brawijaya diprediksi akan kembali dipenuhi dukungan suporter yang ingin melihat tim kebanggaannya mengakhiri musim kandang dengan kemenangan.

Karena itu, Marcos berharap para pemain tampil penuh semangat dan memberikan performa terbaik sepanjang pertandingan.

“Ini pertandingan terakhir kami di kandang. Kami ingin memberikan kemenangan untuk para suporter dan semua yang datang mendukung tim. Jadi kami akan mencoba memberikan yang terbaik,” katanya.

Menariknya, meski Persik Kediri sudah aman dari ancaman degradasi, Marcos tetap menanamkan mental kompetitif kepada skuadnya.

Ia tidak ingin pemain merasa puas terlalu cepat atau tampil setengah hati hanya karena target utama telah tercapai.

Jika ditarik lebih luas, laga menghadapi tim besar seperti Persija Jakarta bisa menjadi tolok ukur perkembangan Persik Kediri musim ini.

Selain menjaga konsistensi permainan, hasil positif juga dapat meningkatkan kepercayaan diri pemain untuk menyambut musim baru.

Di sisi lain, Persija Jakarta tentu tidak akan datang ke Kediri hanya untuk bermain aman.

Tim asuhan Mauricio Souza diprediksi tetap tampil agresif demi menjaga momentum di akhir musim.

Situasi ini membuat pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka dan penuh tensi sejak menit awal.

Persik Kediri kini memiliki peluang untuk menutup musim kandang dengan cara terbaik.

Dukungan penuh Persikmania serta motivasi menghadapi salah satu klub besar Indonesia bisa menjadi suntikan energi tambahan bagi Macan Putih.

Semua mata pun akan tertuju ke Stadion Brawijaya akhir pekan nanti.

Apakah Persik mampu menghadirkan kemenangan manis di laga kandang terakhir musim ini? Jawabannya akan ditentukan dalam duel panas kontra Persija Jakarta.***