POJOKSATU.id, GIANYAR - Laga pembuka Liga 1 musim 2023/24 antara Bali United melawan PSS Sleman, Sabtu (1/7) sore langsung diwarnai boikot.

Tampil di kandang sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United diboikot suporter sendiri.

Ribuan suporter fanatik Bali United atau yang karib dipanggil Semeton Dewata tidak hadir di stadion. Mereka memboikot laga perdana Serdadu Tridatu.

Akibatnya, stadion yang berkapasitas sekitar 16 ribu tempat duduk itu hanya dihadiri 3.450 penonton.

Mereka meminta manajemen klub memperhatikan keinginan fan.

BACA JUGA: Tak Membantah Dugaan Perselingkuhannya dengan Syahnaz, Begini Penjelasan Rendy Kjaernett

Aksi boikot ini sejatinya sudah dilontarkan oleh suporter sejak jauh-jauh hari.

Namun, manajemen tak menuruti permintaan suporter yang melakukan protes terkait naiknya harga tiket.

"Kami suporter bukan customer, sepak bola tanpa suporter bukan apa-apa," bunyi spanduk yang sempat terpampang.

Bali United sendiri harus menelan kekalahan dari PSS Sleman dengan skor 0-1.

Gol semata wayang PSS Sleman dibukukan oleh Ricky Cawor pada menit ke-47.

BACA JUGA: Usai Kabar Perselingkuhannya dengan Syahnaz, Rendy Kjaernett Berikan Klarifikasi : Berharap Keluarganya Kembali Utuh

Sejak pluit ditiup wasit Asep Yandis tanda laga dimulai pada babak pertama, Bali United mulai main agresif menyerang tim lawan.

Beberapa kali peluang mampu diperoleh tim dengan julukan Serdadu Tridatu itu, namun masih gagal menjebol gawang PSS.

Seperti kans penyerang sayap kiri Privat Mbaga pada menit ke-21 dan dari bek kiri Ricky Fajrin pada menit ke-27.

Namun, serangan Ilija Spasojevic dan kawan-kawan dapat dibendung oleh pertahanan anak asuhan Marian Mihail yang mulai melakukan serangan balik.

Meski begitu, hingga wasit menambah waktu selama satu menit, skor kacamata tetap bertahan hingga kedua tim turun minum.

BACA JUGA: Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja Dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Bendungan Hilir

Setelah restart, Super Elang Jawa -julukan PSS Sleman- langsung tancap gas.

Masuknya gelandang tengah Esteban Vizcarra menggantikan Bustos menjadi amunisi baru bagi tim lawan.

Kurang dari dua menit selepas jeda, Ricky Cawor menjebol gawang Bali United yang tak diantisipasi Adilson Maringa.

Tendangan langsung pemain bernomor punggung 11 itu membawa PSS unggul 1-0.

Kedua tim kemudian saling menyerang dan mengatur strategi masing-masing.

Coach Stefano Teco Cugurra kemudian mengganti lima pemain Bali United untuk menambah kekuatan baru, termasuk salah satunya Ilija Spasojevic yang digantikan Made Tito Wiratama.

Begitu juga PSS Sleman yang mengganti tiga kali pemainnya untuk menekan permainan Bali United.

Pada menit ke-87, Bali United memiliki peluang mencetak gol melalui Fadil namun tendangannya melesat di sisi kiri gawang lawan.

Hingga tambahan waktu empat menit, Bali United gagal mengejar ketinggalan, hingga pertandingan Bali United vs PSS Sleman berakhir, skor tetap 0-1 untuk Super Elja.

Editor: Jumaidil Halide