POJOKSATU.ID - Tokyo Verdy, klub kasta kedua Jepang (J-League 2) yang dibela bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan promosi ke J-League 1 atau divisi utama Liga Jepang untuk musim 2024.
Namun pantaskah pecinta bola Indonesia ikut berbangga dengan promosi Tokyo Verdy ke J-League 1?
Tokyo Verdy meraih tiket promosi ke J-League 1 atau liga tertinggi Jepang setelah bermain imbang lawan Shimizu S-Pulse pada play-off promosi J-League 2, Sabtu (2/12).
Laga play off promosi J-League 2, yang mempertemukan Tokyo Verdy dan Shimizu S-Pulse, berlangsung di Stadion Nasional Jepang.
Tokyo Verdy berhasil kembali ke J-League 1 setelah 15 tahun berada di kasta kedua Liga Jepang.
Dalam laga tersebut, Tokyo Verdy yang bertindak sebagai tim tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu dari lawannya usai mendapat hukuman penalti pada menit ke-63.
Thiago Santana, yang bertugas sebagai eksekutor tendangan penalti Shimizu S-Pulse, sukses merobek gawang klub yang berlokasi di Kota Tokyo itu.
Usai tertinggal 1-0 dari tamunya, Tokyo Verdy terus berusaha mengejar ketertinggalan.
Hingga waktu normal 90 menit berakhir, klub yang memiliki warna kebesaran hijau itu tak kunjung menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Mali U17 Juara Ketiga Piala Dunia U17 2023, Calon Peraih Sepatu Emas Dibuat Tak Berkutik
Namun, saat waktu terus berjalan melewati 90 menit, serangan Verdy ke dalam kotak penalti menjadi lebih berbahaya.
Akhirnya pada masa injury Itsuki Someno dijatuhkan di area kotak terlarang, Shimizu S-Pulse. Penalti untuk Tokyo Verdy.
Itsuki Someno sendiri yang maju sebagai algojo dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1. Skor ini bertahan hingga laga bubar.
Hasil ini sudah cukup untuk membawa Tokyo Verdy promosi ke J-League 1 musim depan.
Baca Juga: Polres Konsel Amankan Seorang Pemuda, Hendak Bawa Sabu Seberat 200 Gram
Tapi pencapaian Tokyo Verdy musim ini tampaknya tidak pantas dibanggakan pecinta sepak bola Indonesia jika Pratama Arhan sebagai acuannya.
Meski tercatat sebagai pemain Tokyo Verdy, namun bek sayap itu bukanlah bagian penting dari skuad besutan Hiroshi Jofuku sepanjang musim 2023 ini.
Bahkan Arhan hanya sekali dimainkan Jofuku sepanjang musim ini, itu pun sebagai pemain pengganti.
Yakni ketika menghadapi Shimizu S-Pulse pada pekan ke-29 J-League 2 musim 2023, 6 Agustus lalu.
Baca Juga: Ketua Perbasi Makassar Jamu Peserta Kejurnas Basket 3x3 Tahun 2023
Total hanya 10 menit suami Azizah Salsha itu merumput di J-League 2 musim ini, sehingga kontribusinya sangat minim di balik sukses Tokyo Verdy promosi ke J-League 1.
Selain itu, Pratama Arhan juga dua kali bermain penuh di Piala Liga Jepang atau Emperors Cup.
Jadi pantaskah Indonesia berbangga dengan sukses Tokyo Verdy promosi ke J-League 1?***

