POJOKSATU.ID - Keluarga Glazer dianggap 'mempermainkan' Pangeran Qatar, Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani dalam upaya pengambilalihan atau akuisisi Manchester United.
Para Glazer telah membuat banyak pihak frustasi dalam saga akuisi Manchester United yang berujung mundurnya Sheikh Jassim.
Manchester United hampir diambil alih sepenuhnya hingga keluarga Glazer membatalkan rencana tersebut. Membuat pupuas harapan Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani memiliki klub raksasa Inggris itu.
Baca Juga: Prediksi Skor Liga Champions MD3 Grup C 25 Oktober: Braga vs Real Madrid, Union Berlin vs Napoli
Saga akuisisi Manchester United berlangsung selama 11 bulan, berakhir dengan investasi minoritas dari Sir Jim Ratcliffe, membuat banyak yang tidak puas.
Tetapi tidak ada yang mungkin lebih frustasi daripada Sheikh Jassim, yang muncul sebagai satu-satunya kandidat yang berusaha untuk membeli 100 persen saham klub awal tahun ini.
Pangeran Qatar ini menawarkan hingga 5,2 miliar poundsterling atau sekitar Rp100 triliun (kurs 1 pounds = Rp19.300), dua kali lipat dari nilai pasar klub.
Baca Juga: Prediksi Skor Liga Champions MD3 Grup B 25 Oktober: Sevilla vs Arsenal, Lens vs PSV
Tetapi Glazer menuntut setidaknya 6 miliar poundsterling untuk melepas klub yang sudah dimilikinya sejak 2005 itu ke konglomerat Qatar.
Perlawanan berlanjut mendorong Sheikh Jassim untuk menarik diri dari proses tersebut awal Oktober ini, membuka jalan bagi Sir Jim untuk membeli 25 persen saham United senilai 1,4 miliar persen.
Ini akan membuat keluarga Glazer tetap menguasai saham mayoritas di Old Trafford, tetapi memberikan kontrol olahraga total kepada Ineos Group pimpinan Sir Jim Ratcliffe dalam tahap awal akuisisi.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Bola 24-25 Oktober: Bayern, Al Nassr, Man United hingga Real Madrid
Pakar keuangan sepakbola, Kieran Maguire, mengklaim bahwa Sheikh Jassim setuju untuk meningkatkan tawarannya kepada Keluarga Glazer beberapa kali.
Namun, pemilik Manchester United berbasis di Amerika Serikat mengubah tuntutan mereka ketika pihak Qatar yakin bahwa kesepakatan sudah dekat.
"Saya tidak terkejut bahwa Qatar sepenuhnya mundur," kata Maguire kepada Football Insider, dikutip Pojoksatu.id dari Express, Selasa 24 Oktober 2023.
"Sumber terdekat dalam penawaran Sheikh Jassim telah mengindikasikan kepada saya bahwa ada peningkatan frustrasi terhadap perilaku Glazer," beber Maguire.
"Pada lebih dari satu kesempatan, mereka telah setuju untuk meningkatkan tawaran. Mereka telah setuju untuk beberapa konsesi untuk memenuhi permintaan Glazer."
"Namun setiap kali mereka merasa hampir bersalaman untuk kesepakatan, syaratnya berubah. Pada akhirnya, mereka tidak ingin dimanfaatkan (dipermainkan)."
Banyak penggemar senang melihat Sir Jim mewarisi operasi olahraga di United, yang jauh di bawah standar, sejak kepergian Sir Alex Ferguson dan David Gill pada tahun 2013.
Baca Juga: Prediksi Skor Liga Champions MD3 Grup A: Galatasaray vs Bayern, Man United vs Copenhagen
Dan beberapa menganggap bahwa memiliki saham minoritas akan jadi awal bagi Sir Jim bisa masuk ke dalam pintu untuk akhirnya menggusur Glazer dari Old Trafford.
Tetapi janji pengambilalihan penuh, menghapus utang, dan investasi signifikan ke dalam klub dan infrastruktur yang lebih luas telah meninggalkan kesan pahit bagi mereka yang nyaman dengan rezim Qatar.***

