POJOKSATU.id - Kerap mengalami kekalahan dan kadi bulan-bulanan skor tim nasional lain, Timnas Sepak Bola Kepulauan Mariana Utara bukan tak pernah menang.
Terakhir, Timnas Kepulauan Mariana Utara memang mengalami kekalahan telak 10-0 dari Timnas U-17 Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 pada Jumat (25/10/2024) di di Stadion Abdullah Al Khalifa, Mishref, Kuwait.
Kekalahan ini menimbulkan penasaran soal tantangan besar yang dihadapi oleh tim nasional negara yang menjadi bagian dari persemakmuran Amerika Serikat itu.
Meski sering menduduki peringkat bawah dalam sistem peringkat sepak bola internasional, Kepulauan Mariana Utara sebenarnya memiliki sejarah yang panjang dan perjalanan yang layak dihargai.
Hasil penelusuran pojoksatu.id, Kepulauan Mariana Utara pernah melakukan debut internasional mereka dalam sebuah turnamen sepak bola eksibisi 1998 Micronesia Games dan pernah mencatat prestasi gemilang dengan meraih kemenangan besar di babak penyisihan grup.
Sejarah Menang
Saat itu, mereka sukses menundukkan tim Republik Palau B dan Yap, sebuah wilayah yang terletak di Kepulauan Carolina di Samudra Pasifik bagian barat yang membentuk rantai barat Kepulauan Caroline di Mikronesia.
Awalnya Kepulauan Mariana Utara menang dengan skor masing-masing 8-0, tapi kalah tipis 2-1 dari Guam.
Semangat juang mereka juga terlihat ketika berhasil mengalahkan Republik Palau dan Pohnpei dengan skor 12-1 dan 11-2. Kemenangan Kepulauan Marina ini mengantarkan mereka ke final.
Di partai puncak, mereka membalas kekalahan dari Guam dengan kemenangan 3-0, sekaligus meraih satu-satunya gelar yang pernah diraih oleh timnas, yaitu pemenang eksibisi Micronesia Games 1998.
Setahun setelah keberhasilan itu, tim ini kembali berkompetisi dalam Micronesian Cup 1999 di Yap, tetapi hasilnya mengecewakan dengan kekalahan 0-7 dari Negara Federasi Mikronesia.
Dari sana, kemunduran sepak bola di Kepulauan Mariana Utara terjadi. Kepulauan Mariana Utara kemudian mengalami masa jeda di dunia sepakbola sehingga Federasi Sepak Bola Kepulauan Mariana Utara juga menjadi tidak aktif antara tahun 2002 dan 2003.
Sepak bola mati di negeri itu dan mereka juga menarik diri dari beberapa kompetisi internasional. Bahkan disebut tidak ada sepak bola pria resmi dalam bentuk apa pun di negara ini.
Berusaha Bangkit dan Masuk AFC
Hingga tahun 2005, didirikanlah Northern Mariana Islands Football Association (NMIFA) atau Asosiasi Sepak Bola Kepulauan Mariana Utara, sebagai badan pengurus sepak bola di wilayah tersebut.
Setelah berdirinya badan pengatur sepakbola yang baru itu, Asosiasi Sepak Bola Kepulauan Mariana Utara membentuk kembali tim nasional, dan setelah itu mereka mengundurkan diri dari keanggotaan Oceania Football Confederation (OCF) atau Asosiasi Konfederasi Sepak Bola Oceania untuk bergabung dengan Asian Football Confederation (AFC), yaitu di sub konfederasi East Asian Football Federation (EAFF) pada tahun 2006.
Kepulauan Mariana Utara baru diakui sebagai anggota AFC pada tahun 2008.
Kualifikasi Piala Asia U-17
Namun, timnas menghadapi kendala terkait status keanggotaan yang terbatas, karena mereka bukan anggota FIFA, sehingga tidak bisa berpartisipasi dalam ajang global seperti Piala Dunia FIFA dan tidak memiliki peringkat resmi FIFA.
Kepulauan Mariana Utara pertama kali berpartisipasi dalam Kualifikasi Piala Asia U-17 pada tahun 2023 di Grup F bersama Thailand, Vietnam, dan Taiwan.
Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Siap Berjuang Hadapi Kualifikasi Piala Asia U17 2025, Ini Jadwal Lengkapnya
Meskipun begitu, Kepulauan Mariana Utara sebenarnya pernah berpartisipasi dalam Kualifikasi Piala Asia U-17 pada tahun 2018, meskipun baru dikatakan mulai berkompetisi dalam kualifikasi resmi pada tahun 2023.
Sejak saat itu, mereka terus mengikuti kualifikasi, termasuk yang saat ini bergabung dalam Piala Asia U17 2025 dalam Grup G bersama Kuwait, Australia, dan Indonesia.
Di Kualifikasi Piala Asia U17 2018, Kepulauan Mariana Utara kalah telak dari Timnas Indonesia U17 dengan skor 18-0. Pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2020, Kepulauan Mariana Utara juga pernah bertemu Indonesia dan kalah dengan skor 15-1.
Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Siap Berjuang Hadapi Kualifikasi Piala Asia U17 2025, Ini Jadwal Lengkapnya
Kekalahan telak juga dialami ketika menghadapi Korea Utara, di mana mereka kalah 0-18 pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2014.
Begitulah upaya dan semangat kebangkitan sepak bola di Kepulauan Mariana Utara. Meski mereka selalu kalah dan menjadi bulan-bulanan timnas lainnya, rasanya, tekad mereka untuk tetap bangkit patut dihargai ya. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.

