POJOKSATU.id - Portugal memang sulit dijegal. Memenangkan setiap pertandingan di Grup J saat kualifikasi, mengalahkan Bosnia dan Herzegovina, Islandia, Liechtenstein, Luksemburg dan Slovakia di kandang dan tandang, Portugal tak pernah gagal.
Tim ini juga mencetak 36 gol di kualifikasi, banyak yang menilai Portugal akan tampil baik di Euro 2024 dengan skor fantastik mencapai kemenangan atas Luksemburg 9-0 tanpa Cristiano Ronaldo dan 6-0 pada pertandingan berikutnya. Lalu kemenangan tandang 5-0 terjadi di Bosnia dan Herzegovina.
Di babak kualifikasi itu, Portugal hanya kebobolan dua kali dalam 10 kali pertandingan dan menciptakan rekor pertahanan terbaik di laga kualifikasi .
Portugal terbang ke Jerman menuju UEFA EURO 2024,hanya dengan satu paket tujuan: merebut kembali tropi kedua kalinya sejak 2016 dan menaklukkan benua Eropa di kompetisi tahun ini!
Baca Juga: Kans Slovakia di Euro 2024, Permalukan Belgia Tanpa Banyak Bintang, Mampukah Menjegal Portugal?
Memang, 30 poin yang dikumpulkan tim asuhan Roberto Martinez lebih banyak dari tim mana pun di benua ini.
Pelatih Roberto Martinez membenahi asuhannya dalam satu setengah tahun pertama dengan hasil kerja yang cukupmemuaskan dan membantu melahirkan generasi baru talenta Portugal yang cemerlang.
Bukan hal yang sulit jika Portugal memang ditakuti 23 tim lainnya di Euro 2024.
Selain keberadaan sosok legendaris Cristiano Ronaldo yang masih menjadi andalan di lini depan, mereka juga memiliki beberapa penyerang paling menarik dan eksplosif di sepakbola Eropa saat ini.
Di bawah Martinez, Portugal telah mencoba berbagai opsi di lini belakangnya, terkadang menggunakan tiga bek, terkadang menggunakan empat bek dengan pola yang lebih konvensional.
Formasi itulah yang memposisikan kemunculan bek tengah Goncalo Inacio yang berusia 22 tahun tampil menonjol, pemain muda yang bahkan tidak masuk dalam skuad Portugal saat Piala Dunia di Qatar.
Kontribusi Inacio dalam permainan menyerang tim ala Portugal akan menjadi senjata yang berguna. Portugal juga tidak kebobolan satu gol pun saat Inacio berada di lapangan.
Rafael Leao, Bernardo Silva, Joao Felix, Pedro Neto, Diogo Jota, dan Goncalo Ramos kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama. Sementara di tim muda Francisco Conceicao, menjadi tambahan kekuatan dengan faktor x istimewa yang dimilikinya.
Lepas dari mega bintang Christiano Ronaldo, pemain sayap Milan yang lincah Rafael Leao memperlihatkan potensi yang berbahaya bagi lawan.
Pemain berusia 24 tahun ini berkembang sangat pesat, tidak ada yang bisa menghentikan kecepatan dan kreativitasnya. Ia pun terlibat dalam 18 gol yang tercipta untuk Portugal dengan 9 kali menciptakan gol dan 9 kali memberikan asis.
Portugal berada satu grup dengan Turki, Republik Ceko, dan tim debutan Georgia.
Euro 2024 menjadi keikutsertaan ke-9 bagi Portugal. Dari delapan edisi yang telah diikuti, Portugal berhasil meraih gelar juara sekali, yakni pada edisi 2016 dengan mengalahkan Prancis di final.
Pada edisi 2020, Portugal gagal mencatat hasil yang impresif. Lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik tetapi tiba di babak 16 besar, Portugal kalah dengan skor 0-1 dari Belgia.
Upaya Portugal untuk memenangkan Euro 2024 untuk kedua kalinya dimulai pada Rabu (19/06/2024), di Grup F dengan pertandingan melawan Republik Ceko di Leipzig yang diyakini membuahkan gol yang cukup fantastis.
Pertemuan dengan Turki terjadi empat hari kemudian, di Westfalenstadion yang menjadi ikon Dortmund, sebelum berhadapan dengan tim debutan turnamen Georgia di Gelsenkirchen pada Rabu 26 Juni 2024.
Euro 2024 juga menjadi turnamen terakhir Portugal bersama Cristiano Ronaldo, sebuah kesempatan besar bagi generasi berikutnya untuk menunjukkan bahwa mereka mampu membawa keperkasaan Portugal.
Baca Juga: Inggris, Skuad Bertabur Bintang di Euro 2024, Drama Laga Terbakar Dendam Adu Penalti
Skuad Portugal di Euro 2024
Pelatih: Roberto Martinez
Kiper: Diogo Costa (FC Porto), José Sá (Wolverhampton), Rui Patrício (AS Roma)
Pemain Belakang: Antonio Silva (SL Benfica), Danilo Pereira (PSG), Diogo Dalot (Manchester United), Gonçalo Inácio (Sporting CP), Joao Cancelo (FC Barcelona), Nélson Semedo (Wolverhampton), Nuno Mendes (PSG), Pepe (FC Porto), Ruben Dias (Manchester City)
Pemain Tengah: Bruno Fernandes (Manchester United), Joao Neves (SL Benfica), Joao Palhinha (Fulham FC), Otávio Monteiro (Al Nassr), Ruben Neves (Al-Hilal), Vitinha (PSG)
Penyerang: Bernardo Silva (Manchester City), Cristiano Ronaldo (Al Nassr), Diogo Jota (Liverpool FC), Francisco Conceicao (FC Porto), Gonçalo Ramos (PSG), Joao Felix (FC Barcelona), Pedro Neto (Wolverhampton), Rafael Leao (AC Milan). ***

