POJOKSATU.ID - Timnas Indonesia U20 kembali menelan kekalahan pada penampilan ketiganya di Turnamen Toulon 2024. Kali ini dihajar Jepang U19 dengan skor 1-4, Sabtu malam WIB 8 Juni 2024.

Pertandingan Indonesia vs Jepang dihelat di Bouches-du-Rhone, Prancis, Sabtu siang waktu setempat.

Sayangnya, menghadapi Jepang U19, anak asuh Indra Sjafri belum bisa bermain lebih baik dan kembali menelan kekalahan telak 1-4.

Baca Juga: Peran Penting Pesantren di Jabar: Sosialisasi Perda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren oleh Hasbullah Rahmad

Gol-gol Jepang pada laga ini dicetak Soma Kanda pada menit ke-7 dan 47, Ryunosuke Sato menit ke-66 dan Yutaka Michiwaki pada masa injury babak kedua.

Sementara satu-satunya gol balasan Indonesia, dicetak Mauresmo Hinoke dari titik putih pada menit ke-70.

Sebelumnya, Garuda Nusantara (julukan Timnas Indonesia U20) babak belur di tangan Ukraina U23 (0-3) dan Panama U23 (0-4) pada dua laga sebelumnya.

Baca Juga: Ambil Pelajaran dari Peristiwa Security Pukul Anjing, Luna Maya : Pentingnya Dua Sisi Cerita sebelum Menghakimi

Hasil ini membuat Indonesia masih menghuni dasar klasemen sementara Grup B Toulon Cup atau yang kini disebut Maurice Revello Tournament 2024.

Garuda Nusantara belum mengoleksi satu pun poin, kebobolan 11 kali dan baru mencetak sebiji gol.

Hingga Sabtu malam ini, Indonesia tercatat sebagai tim dengan pertahanan terburuk alias paling banyak kebobolan di Maurice Revello Tournament 2024 sejauh ini.

Baca Juga: Cek Hadiah Indonesia Open 2024 yang didapat Jorji, Deglo dan Bakri Usai Tersingkir di Babak 8 Besar

Meski peluangnya lolos ke final sudah tertutup, Garuda Nusantara masih akan melakoni laga pamungkas Grup B melawan Italia U21 pada Selasa 11 Juni mendatang.

Kiprah Timnas Indonesia di Turnamen Toulon

Maurice Revello Tournament atau Turnamen Toulon 2024 merupakan edisi ke-50 sejak pertama kali digelar 1967 silam.

Ini merupakan kali ketiga Indonesia ikut serta di turnamen ekshebisi kelompok usia ini setelah sebelumnya tampil pada edisi ke-45, 2017 dan edisi ke-48 tahun 2022 lalu.

Pada Toulon Cup 2017 silam, Indonesia menurunkan skuad U19. Saat itu Garuda Nusantara juga dilatih Indra Sjafri.

Baca Juga: Mobil Avanza Tabrak Taman Depan Mall Ramayana Karawang

Skuad Indonesia kala itu diisi sejumlah pemain yang kini menjadi pilar Timnas senior, seperti M Riyandi, Witan Sulaeman, Rachmat Irianto, hingga Egy Maulana Vikri.

Turnamen Toulon 2017 diikuti 12 negara, terbagi ke dalam 3 grup berbeda dalam fase penyisihan.

Indonesia U19 masuk Grup C bersama Brasil, Skotlandia, dan Republik Ceko. Sementara di Grup A ada Inggris, Angola, Kuba, dan Jepang.

Adapun Prancis, Wales, Bahrain, dan Pantai Gading mengisi Grup B.

Saat itu Indonesia juga tak berkutik menghadapi ketiga rivalnya dengan selalu menelan kekalahan.

Antara lain takluk 0-1 lawan Brasil U20, lalu keok 0-2 kontra Ceko U19 dan terakhir kalah tipis 1-2 lawan Skotlandia U20.

Statistik Indonesia di Toulon Cup 2017 diwarnai dengan torehan 1 gol dan 5 kali kebobolan.

Baca Juga: Kompak Hadiri Wisuda Betrand Peto, Netizen Doakan Rumah Tangga Ruben Onsu dan Sarwendah Tetap Rukun

Hanis Sagara Putra tercatat sebagai pencetak gol pertama Indonesia di ajang Toulon, sekaligus satu-satunya pemain Indonesia yang membubuhkan gol di edisi 2017.

Lima tahun berselang, Indonesia kembali tampil di turnamen Toulon 2022 dan sekali lagi mengirimkan tim U19.

Timnas Indonesia U19 saat itu dibesut pelatih berkebangsaan Kroasia-Montenegro, Dzenan Radoncic, yang berduet dengan pelatih lokal, Bima Sakti.

Adapun penggawa Garuda Nusantara saat itu seperti Arkhan Fikri, Hoki Caraka, hingga Muhammad Ferrari.

Toulon 2022 diikuti 12 tim dan terbagi dalam 3 grup penyisihan. Indonesia bersaing dengan Meksiko, Venezuela, dan Ghana di Grup B.

Grup A diisi Prancis, Argentina, Arab Saudi, dan Panama, sedangkan Grup C memuat Kolombia, Jepang, Aljazair, dan Comoros.

Baca Juga: Rincian Hadiah Indonesia Open 2024, Anthony Ginting Melewatkan Kesempatan Kantongi Cuan Rp 1,5 Miliar

Sempat kalah 0-1 dari Venezuela U23 pada laga perdana, Indonesia bangkit di laga kedua dengan menaklukkan Ghana U20 dengan skor tipis 1-0.

Gol semata wayang Garuda Nusantara kala itu dicetak Raka Cahyana Rizky.

Asa Indonesia lolos ke babak semifinal pupus setelah kalah 0-2 dari Meksiko U21 pada laga pamungkas Grup B.

Timnas Indonesia U19 kala itu menduduki peringkat ke-3 di klasemen akhir Grup B dengan 3 poin.

Sebagai tim peringkat ke-3, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengakhiri turnamen di tempat ke-9. Indonesia berhadapan dengan Aljazair yang berstatus sebagai juru kunci Grup C.

Indonesia nyaris menang saat unggul lebih dulu oleh gol Ahmad Rusadi menit 87. Namun, gol Aljazair di injury time membuyarkan kemenangan Garuda.

Baca Juga: Pemilik Rental Mobil Tewas Diamuk Massa, Begini Kronologisnya

Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti, di mana Garuda Nusantara kalah 3-4 dan harus puas menyandang status tim peringkat ke-10 pada turnamen itu.

Total 2 gol dan 4 kali kebobolan mewarnai perjalanan Timnas Garuda kala itu.

Torehan ini sekaligus jadi pencapain tertinggi Indonesia sepanjang berpartisipasi di Maurice Revello Tournament.

Kini di Maurice Revello Tournament 2024, Indonesia yang mengandalkan Tim U20 terancam mencatat capaian terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan Garuda Nusantara di turnamen ini.***