Terungkap, Ini Alasan Real Madrid Tidak Rekrut Eriksen yang Dijual Murah

Christian Eriksen resmi gabung Inter Milan, Selasa (28/1/2020).
Christian Eriksen resmi gabung Inter Milan, Selasa (28/1/2020).

POJOKSATU.id, LONDON – Saga transfer Christian Eriksen sudah berakhir dengan Inter Milan menjadi klub beruntung mendapatkan tanda tangan sang gelandang. Padahal, jauh sebelum pendekatan Inter, Real Madrid adalah klub paling terkait dengan playmaker 27 tahun.


Lalu mengapa Real Madrid tidak ikut mengejar tanda tangan Eriksen selama jendela transfer Januari ini?

Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, pada musim panas lalu, Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memiliki perjanjian lisan untuk menandatangani Christian Eriksen dari Tottenham Hotspur.


Mengejutkan memang ketika Eriksen memutuskan bergabung dengan klub Italia, Inter Milan pada Selasa (28/1/2020) dengan biaya yang diyakini hanya sekitar 17 juta pound atau setara dengan Rp300 miliar lebih.

Christian Eriksen resmi gabung Inter Milan, Selasa (28/1/2020).
Christian Eriksen resmi gabung Inter Milan, Selasa (28/1/2020).

Apalagi media ternama Spanyol, AS sempat merilis jika pemain internasional Denmark itu akan pindah ke Bernabeu.

Namun, meskipun Madrid, yang saat ini duduk di puncak La Liga, memiliki perjanjian lisan dengan Eriksen, namun Zidane menolak kesempatan untuk menambahkan arsitek lini tengah ke skuadnya.

Christian Eriksen yang beratribut tinggi, telah tersedia dengan harga yang sangat murah sejak musim panas lalu karena situasi kontraknya – tetapi Madrid tidak melanjutkan minatnya ke tahap lebih serius karena Zidane merasa timnya sudah memiliki cukup banyak gelandang kreatif.

Diperkirakan juga bahwa Zidane lebih suka mempromosikan pemain muda, memberikan peluang kepada generasi bakat baru yang muncul dari akademi muda Real.

Laporan Spanyol juga mengklaim bahwa Eriksen, 27, berada nyaris bergabung dengan Manchester United pada akhir jendela transfer musim panas Agustus lalu, namun kesepakatan itu batal pada tahap akhir. Mantan pemain Ajax lebih tertarik pindah ke luar negeri, seperti Italia atau Spanyol.

Eriksen sadar, pada tahap ini, bahwa Zidane tidak tertarik untuk menambahkannya ke pasukannya dan memutuskan untuk pindah ke Italia, sesuatu yang sekarang, tentu saja, secara resmi telah diumumkan.

Usai memastikan berseragam Inter Milan, Eriksen mengatakan: “Saya tidak sabar untuk sampai di sana, berada di sini indah dan saya senang menjadi pemain baru Inter,” tutur Eriksen.

(fat/pojoksatu)