POJOKSATU.id, MONZA - Jose Mourinho menyebut Daniele Chiffi yang memimpin laga Monza vs AS Roma, Kamis (4/5) dini hari WIB, sebagai wasit terburuk yang pernah ia temui.

Pada laga pekan ke-33 Liga Italia musim 2022/23 di Stadion Brianteo (Monza), AS Roma hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan Monza.

Gol pembuka Stephan El Shaarawy berhasil disamakan oleh Luca Caldirola dari Monza.

Hasil imbang yang jadi pukulan bagi Giallorossi dalam upaya mereka meraih tiket tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Usai pertandingan, Jose Mourinho marah dengan keputusan wasit Chiffi yang mengeluarkan Mehmet Zeki Celik karena mendapat kartu kuning kedua.

Pelatih asal Portugal itu mengklaim wasit 'tidak memiliki empati' setelah mengeluarkan Celik pada menit kelima waktu tambahan babak kedua.

BACA JUGA : Jadwal Siaran Langsung Bola 4 Mei: Indonesia vs Myanmar, Udinese vs Napoli, Brighton vs MU

Mourinho juga menyindir klub raksasa Italia lainnya, membandingkan dengan Roma yang 'lemah' karena tidak bisa meminta agar Chiffi tidak memimpin pertandingan mereka.

"Ini (Daniele Chiffi) adalah wasit terburuk yang pernah saya temui sepanjang karir saya," kata Mourinho kepada DAZN, seperti dikutip Pojoksatu.id dari Football Italia.

"Percayalah, saya telah berurusan dengan banyak wasit yang buruk. Biasanya, ketika saya berbicara tentang wasit, itu karena mereka memiliki pengaruh langsung pada permainan."

"Dalam hal ini, saya tidak berpikir itu benar. Tapi dia mengerikan, dia tidak menjalin hubungan manusia dengan siapa pun, dia tidak memiliki empati, dia memberikan kartu merah kepada pemain yang terpeleset karena kelelahan pada menit ke-96."

BACA JUGA : Update Klasemen SEA Games 2023 Kamis 4 Mei: Indonesia Paling Sempurna, Timor Leste Ancam Kamboja

"Sayangnya, ini juga merupakan tanda kelemahan Roma sebagai sebuah klub, karena kami tidak memiliki kekuatan seperti klub lain yang bisa mengatakan kami tidak menginginkan wasit ini," sindir Mourinho.

"Saya berhenti pada 20-30 menit akhir, karena saya tahu dia akan memberi saya kartu merah untuk apa pun."

"Ada klub yang mengatakan saya tidak menginginkan wasit ini dan Roma tidak memiliki kemampuan ini atau DNA atau apa pun."

Menurut Gabriele Marcotti, Mourinho memakai 'kawat' untuk menahan dirinya sendiri (melakukan protes keras), menyusul beberapa perselisihan dengan ofisial selama musim ini.

Mourinho telah dikeluarkan dari lapangan oleh Chiffi pada bulan September, setelah masuk lapangan untuk memprotes wasit yang tidak memberikan penalti bagi Roma dalam kekalahan 1-0 melawan Atalanta.

BACA JUGA : Al Hilal Tawarkan Messi Gaji 2 Kali Lipat dari Honor Ronaldo, Fiks Hengkang dari PSG

Bos Roma telah menerima tiga kartu merah selama musim ini. Mantan pelatih Inter Milan itu juga dikeluarkan dalam pertandingan melawan Torino dan Cremonese.

Juru taktik berusia 60 tahun itu mendapat larangan dua pertandingan di pinggir lapangan bulan lalu karena kartu merah melawan Cremonese, menyusul pertengkaran dengan ofisial keempat Marco Serra.

Hasil imbang Roma melawan Monza membuat tim Mourinho berada di urutan ketujuh klasemen sementara Serie A, sama dengan koleksi AC Milan dan Atalanta yang unggul selisih gol.

Roma hanya dua poin di belakang urutan keempat Inter Milan, yang menempati tempat terakhir Liga Champions.

Tim asuhan Mourinho sebenarnya bisa tampil di Liga Champions musim depan jika menjuarai Liga Europa musim ini. Saat ini, AS Roma akan menghadapi Bayer Leverkusen di semifinal UEL.

Editor: Jumaidil Halide