POJOKSATU.id - Aston Villa menjadi sorotan jelang final Liga Europa melawan Freiburg, Rabu (20/05/2026) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Klub asal Inggris itu berpeluang mengubah peta wakil Premier League di Liga Champions musim depan.

Inggris sebelumnya dipastikan mendapat tambahan satu slot Liga Champions.

Tambahan itu berasal dari performa klub-klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini.

Baca Juga: Viral Tren 'Paparazzi Nonton Baseball' Pakai AI, Begini Cara Membuat Videonya

UEFA memberikan satu Elite Performance Spot (EPS) kepada Inggris.

Slot tambahan itu membuat lima klub Premier League bisa tampil di Liga Champions musim depan.

Spanyol juga mendapatkan tambahan slot serupa. Real Betis menjadi klub yang diuntungkan dari sistem tersebut.

Namun, situasi bisa berubah dengan Inggris akan diwakili 6 klub di UCL musim depan jika Aston Villa menjuarai UEFA Europa League (UEL) malam ini.

Syarat lainnya, Villa harus gagal finis di empat besar Premier League.

Baca Juga: SPMB SMA-SMK Tanpa Jalur Zonasi, Begini Persyaratan dan Cara Daftar di Sekolah Maung Jabar 2026

Saat ini, Aston Villa berada di posisi keempat klasemen sementara. Mereka unggul tiga poin atas Liverpool yang ada di posisi kelima.

Final Liga Europa melawan Freiburg akan berlangsung di Istanbul, Turki.

Pertandingan itu menjadi penentu penting bagi skenario enam wakil Inggris di kompetisi elite Eropa.

Skenario Inggris Bisa Kirim Enam Klub

Jika Aston Villa menjuarai Liga Europa dan finis di posisi kelima, Inggris berpeluang mengirim enam klub ke Liga Champions musim depan.

Dalam kondisi itu, lima klub berasal dari jalur klasemen Premier League. Sementara Aston Villa lolos sebagai juara Liga Europa.

Aturan UEFA menyebutkan slot EPS diterapkan setelah jalur lolos lainnya ditentukan.

Baca Juga: Golden Ticket SPMB Jatim 2026 Resmi Dibuka, Ketua OSIS dan Penghafal Kitab Suci Bisa Masuk SMA-SMK Negeri

Karena itu, posisi keenam Premier League juga bisa mendapat tiket Liga Champions.

Bournemouth kini menempati posisi keenam klasemen. Klub berjuluk The Cherries itu hanya perlu menghindari kekalahan melawan Nottingham Forest pada laga terakhir.

Bournemouth bahkan masih berpeluang finis di posisi kelima. Namun, mereka wajib menang sambil berharap Liverpool kalah dari Brentford.

Selain itu, Bournemouth membutuhkan selisih gol yang jauh lebih baik. Peluang tersebut dinilai cukup berat untuk diwujudkan.

Pengamat sepak bola Inggris, Chris Sutton, mengatakan situasi ini sangat jarang terjadi.

Baca Juga: Tata Cara Salat Idul Adha Lengkap dengan Niat, Bacaan, Waktu, dan Sunnahnya

“Premier League bisa mencetak sejarah dengan enam wakil di Liga Champions,” ujarnya.

Ia menilai nasib Inggris kini bergantung pada Aston Villa. “Semua mata akan tertuju pada laga final Liga Europa,” katanya lagi.

Jika Villa Finis Empat Besar

Skenario enam klub Inggris akan langsung gugur jika Aston Villa finis di empat besar Premier League.

Walaupun Villa berhasil menjuarai Liga Europa, mereka tetap dihitung sebagai wakil dari jalur liga domestik.

Artinya, Inggris hanya akan memiliki lima wakil di Liga Champions. Kelima tim itu berasal dari posisi lima besar Premier League.

Situasi tersebut juga berdampak pada klub-klub Eropa lainnya. Sporting CP dari Portugal akan langsung lolos ke fase liga Liga Champions.

Sporting sebelumnya harus melewati babak kualifikasi ketiga. Namun, perubahan slot membuat mereka otomatis naik ke fase utama kompetisi.

Tidak hanya itu, klub Norwegia Bodo/Glimt dan wakil Yunani Olympiakos juga diuntungkan.

Kedua klub tersebut akan melaju satu putaran lebih cepat di babak kualifikasi.

Sementara itu, Freiburg juga masih memiliki peluang tampil di Liga Champions. Mereka harus menjuarai Liga Europa untuk mendapatkan tiket otomatis.

Jika Freiburg keluar sebagai juara, maka lima besar Premier League tetap menjadi wakil Inggris di Liga Champions musim depan.

Pelatih Aston Villa, Unai Emery, mengaku fokus penuh menghadapi final Liga Europa. “Kami ingin membuat sejarah untuk klub ini,” ujar Emery.

Ia menegaskan timnya tidak ingin terbebani berbagai skenario klasemen.

“Yang paling penting sekarang adalah memenangkan pertandingan,” katanya.

Musim ini menjadi salah satu pencapaian terbaik Aston Villa dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tampil konsisten di Premier League dan kompetisi Eropa.

Menariknya, keberhasilan Villa bukan hanya berdampak bagi klub sendiri. Hasil mereka juga menentukan nasib beberapa tim Inggris lainnya.

Fakta itu membuat laga final Liga Europa semakin dinanti pecinta sepak bola Eropa.

Tidak hanya soal trofi, tetapi juga perebutan tiket Liga Champions musim depan.

Kini, semua skenario bergantung pada dua hal. Aston Villa harus memenangkan final Liga Europa, lalu berharap gagal finis di empat besar Premier League.

Jika kedua syarat itu terjadi, Premier League resmi mengirim enam wakil ke Liga Champions musim depan.***