POJOKSATU.id - Berhadapan dengan Albania di Grup B pada Minggu (16/6/2024) pukul 02.00 WIB dini hari, Italia memulai ambisinya mempertahankan diri sebagai juara bertahan yang diraihnya di Euro 2020, dengan kemenangan tipis 2-1.
Pertandingan perdana Italia dalam Euro 2024 yang digelar di Signal Iduna Park, Dortmund itu justru cukup mengejutkan karena Italia lebih dulu kebobolan oleh Albania berkat gol cepat Nedim Bajrami di awal babak pertama.
Untungnya Italia segera menyadari ketegangannya dan membalikkan angka kemenangan menjadi 2-1 atas aksi Alessandro Bastoni dan Nicolo Barella.
Baca Juga: Cek di Sini Link Live Streaming Serbia vs Inggris 17 Juni Pukul 02.00 WIB, Kualitas HD Tetap Lancar
Niat kuat Italia terbang ke Jerman memang membawa sebuah ambisi besar untuk mempertahankan gelar 4 tahun lalu saat menekuk Inggris di final.
Gill Azzuri sebenarnya berada di grup yang cukup berat bersama Spanyol, Kroasia dan Albania.
Di klasemen Grup B, Italia kini berada di peringkat kedua di bawah Spanyol yang sukses menang telak atas Kroasia 3-0.
Spanyol juga bukan tanpa sejarah. Mereka adalah juara Euro 2008 dan 2012, selain finalis Piala Dunia 2018.
Baca Juga: Bursa dan Prediksi Skor Belgia vs Slovakia 17 Juni, Setan Merah Menyala
Tak mudah bagi Italia untuk sampai mendarat di Jerman.
Usai meraih kejuaraan di Wembley pada 2021, masa-masa sulit dilalui Italia. Dan yang paling menyakitkan adalah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2022 setelah kalah dalam laga semifinal playoff melawan Makedonia Utara.
Pukulan telak itu masih menyisakan rasa sakit hingga masuk kualifikasi Euro 2024 yang juga tidak mulus ketika mereka kalah atas Inggris meski menang atas Malta.
Ditambah lagi, Roberto Mancini yang menjadi tangan emas pengantar juara Euro 2020, mundur setelah lebih dari 5 tahun mengasuh Gill Azzuri dan posisinya digantikan Luciano Spalletti.
Berbagai aturan ketat diterapkan Spalletti demi mengembalikan performance Italia. Melarang keras pemain untuk bermain gim, membatasi ponsel hingga melarang begadang.
Di tangan Spalletti, Italia hanya memetik satu kemenangan dalam tiga pertandingan awal kualifikasi Euro 2024. Dalam empat pertandingan terakhir, Italia meraih tiga kemenangan.
Namun, di laga penentuan mereka hanya bermain Imbang lawan Ukraina. Bahkan tanpa gol. Hanya berkat rekor head to head, Italia bisa mendapat tiket ke Euro 2024.
Peristiwa jelang terbang ke Jerman membuat Italia juga berguncang karena kejadian skandal taruhan Sandro Tonali dan Nicolo Zaniolo. Keduanya diinterogasi polisi dan Tonali dijatuhi hukuman larangan bermain selama 10 bulan.
Tak hanya Tonali, Nicoba Fagiola juga terlibat kasus yang sama. Bahkan klubnya, Juventus, menjatuhkan skorsing.
Putar otak, Spalletti mencoba formasi baru dengan tiga pemain belakang. Hasilnya cukup memuaskan.
Saat melakukan pertandingan persahabatan dengan Venezuela dan EKuador, Italia menang. Hal ini cukup memicu optimisme Italia untuk maju bersama skuad racikan pemain senior dan talenta muda.
Berikut Skuad Italia di Euro 2024
Kiper: Gianluigi Donnarumma (Paris St Germain), Alex Meret (Napoli), Guglielmo Vicario (Tottenham Hotspur).
Pemain Belakang: Alessandro Bastoni (Inter Milan), Raoul Bellanova (Torino), Alessandro Buongiorno (Torino), Riccardo Calafiori (Bologna), Andrea Cambiaso (Juventus), Matteo Darmian (Inter), Giovanni Di Lorenzo (Napoli), Federico Dimarco (Inter Milan), Federico Gatti (Juventus), Gianluca Mancini (Roma).
Pemain Tengah: Nicolo Barella (Inter Milan), Bryan Cristante (Roma), Nicolo Fagioli (Juventus), Michael Folorunsho (Hellas Verona), Davide Frattesi (Inter Milan), Jorginho (Arsenal), Lorenzo Pellegrini (Roma).
Penyerang: Federico Chiesa (Juventus), Stephan El Shaarawy (Roma), Giacomo Raspadori (Napoli), Mateo Retegui (Genoa), Gianluca Scamacca (Atalanta), Mattia Zaccagni (Lazio).***

