POJOKSATU.ID - Bundesliga atau Liga Jerman musim 2023/24 sudah berakhir, Minggu 18 Mei 2024. Bayer Leverkusen sebagai juara mencatat rekor istimewa.
Bayer Leverkusen menutup kiprahnya di Bundeliga musim ini dengan mengalahkan Augsburg 2-1 di BayArena, Minggu malam WIB.
Kemenangan pada laga pekan terakhir (34) itu menyempurnakan pencapaian anak asuh Xabi Alonso musim ini: juara Bundesliga tanpa kekalahan.
Baca Juga: Kisah Haji Tertua Usia 110 Tahun Tiba Pertama Kali di Madinah, Mbah Harjo Sempat Bingung
Leverkusen sendiri sudah menyegel gelar juara Bundesliga 2023/24 sejak pekan ke-29, 14 April 2024 dengan melibas Werder Bremen 5-0.
Itu adalah gelar juara Bundesliga pertama bagi Leverkusen sepanjang sejarah klub.
Capaian mentereng Granit Xhaka cum suis terus berlanjut dengan menghindari kekalahan dalam lima laga sisa.
Baca Juga: Pesan Haru Sule untuk Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini : Ayah Tidak Mau Kalian Seperti Ayah
Sehingga total dari 34 pertandingan Liga Jerman yang dijalani musim ini, Bayer Leverkusen mencatat 28 kemenangan, enam kali imbang dan tidak pernah kalah.
Itu merupakan rekor di Bundesliga, karena belum pernah ada juara kompetisi ini sebelumnya yang tidak terkalahkan dalam satu musim.
Termasuk klub langganan juara Bundesliga, Bayern Munich tidak pernah sesempurna ini.
Baca Juga: BERHENTI BERHARAP, Kategori Honorer Ini Tertutup Peluangnya Diangkat jadi PPPK
Dikutip Pojoksatu.id dari cuitan Squawka, hanya empat klub di lima liga top Eropa yang jadi juara tanpa tersentuh sekalipun kekalahan, sejak kompetisi Eropa diperkenalkan.
Empat klub istimewa itu antara lain AC Milan ketika menjuarai Liga Italia musim 1991/92, Arsenal ketika juara Liga Inggris 2003/04.
Lalu Juventus saat meraih scudetto Serie A musim 2011/12 dan terbaru Bayer Leverkusen, juara Bundesliga 2023/24.
Itu juga berarti bahwa Xabi Alonso (pelatih Bayer Leverkusen), kini masuk dalam jajaran pelatih elit dengan capaian invincible (tidak terkalahkan).
Mereka antara lain Fabio Capello (Milan), Arsene Wenger (Arsenal) dan Antonio Conte (Juventus).
Perlu dicatat bahwa Bayer Leverkusen juga tak terkalahkan di semua kompetisi musim ini, dan kini mereka menuju raihan treble winner karena masuk final pada dua kompetisi lainnya.
Yakni final UEFA Europa League melawan Atalanta (Italia) pada 23 Mei mendatang.
Lalu menghadapi klub kasta kedua Jerman, Kaiserslautern pada final DFB-Pokal (Piala Liga Jerman) pada 26 Mei 2024.
Jika kembali meraih kemenangan pada dua laga tersebut, Bayer Leverkusen benar-benar telah menorehkan catatan sejarah istimewa yang akan selalu diingat pecinta sepak bola dunia.***

