POJOKSATU.id - Malam ini Erna Yuli Lestari (57), ibunda Ernando Ari Sutaryadi, kiper Tim Nasional Indonesia U-23 dijemput rombongan Polda Jeteng untuk menyaksikan nonton bareng di Polda Jateng.
Padahal Erna mengungkapkan ia dan para tetangganya sudah bersiap menggelar nonton bareng (nobar) di lapangan di daerah tempat tinggalnya.
"Ini tadi persiapan (nobar) di lapangan. Dari RT saya sudah saling persiapan, baik dari makanan maupun banyak hal. Ibu RT juga yang paling semangat," cerita Erna.
Sayangnya, Erna tidak bisa ikut nobar bersama tetangganya karena dia dan keluarga dianggap tamu istimewa untuk diajak nobar di Polda Jateng.
"Betul, nanti malam diajak nonton di Polda. Diajak sama Pak Wakapolda," kata Erna menjelaskan.
Nobar di Polda Jateng digelar di Lapangan Apel Polda mulai pukul 21.00 WIB malam ini, Senin (29/04/2024).
Rencananya, selain keluarga Ernando Ari, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi juga akan langsung hadir untuk mendukung warganya yang menjadi kiper andalan Indonesia U-23, Ernando Ari.
Bahkan nobar di Polda Jateng juga akan dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik mulai dari sepeda motor, satu televisi hingga 50 jersey timnas.
Baca Juga: Pj Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Nobar Semifinal Piala Asia U-23 di Lapangan Saparua
Ada enam orang dari keluarga Ernando yang ikut nobar di Polda Jateng, termasuk juga Erna.
Sebelum pertandingan, Ernando sempat menelepon ibundanya dan meminta doa agar sukses dalam laga semifinal Piala Asia U-23 melawan Uzbekistan.
"Iya, Nando (sapaan akrab Ernando) nelpon minta doa. 'Doakan ya mah, supaya lolos'," tambah Erna.
Meski dimintai doa, Erna tetap mengaku tegang melihat anaknya tampil melawan Uzbekistan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar.
Ia bahkan sempat melakukan persiapan secara spiritual dengan berziarah ke makam sang suami alias ayah dari Nando.
Baca Juga: Pemkot Bandung Gelar Nobar Semifinal Piala Asia U-23 di Halaman Asprov PSSI Jabar
"Tadi sempat ziarah ke makam. Kemudian juga telpon langsung sama Ernando. Dia titip pesan disampaikan buat papahnya. Minta tolong didoakan agar lancar dan menang," ujar Erna.
Ernando, pemain kelahiran Semarang 27 Februari 2002 itu hingga saat ini masih tinggal bersama keluarganya di Jalan Wanamukti RT 2/RW 1, Sambiroto, Semarang.
Jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Semarang ini memulai karirnya sebagai junior bersama Persebaya U-16 lalu menjadi dipercaya sebagai penjaga gawang Persebaya Surabaya sejak 2020.
Memiliki tinggi badan 178 cm, kiper anadalan ini juga pernah menjadi pemain pinjaman untuk Garuda Select, lalu kembali ke klub asalnya Persebaya untuk berkarier.
Bergabung dengan skuad asuhan Shin Tae-yong, Ernando dan Timnas U-23 berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 11-10 lewat adu penalti, salah satunya kerena penyelamatan yang dilakukan oleh Ernando. ***

