POJOKSATU.id — Timnas Putri Indonesia akan menghadapi tantangan besar di ASEAN Womens Championship 2025.

Turnamen ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Garuda Pertiwi, yang harus bersaing dengan tim-tim kuat seperti Filipina, Thailand, dan Vietnam—kontestan yang telah berpengalaman di Piala Dunia Wanita.

Ketiga negara tersebut bukan hanya langganan Piala Dunia Wanita, tetapi juga masuk dalam peringkat 50 besar FIFA Women's.

Vietnam saat ini berada di peringkat 37, diikuti Filipina di posisi 41, dan Thailand di peringkat 45. Selain itu, Myanmar yang berada di peringkat 55 juga menjadi pesaing yang patut diperhitungkan.

Baca Juga: Timnas Putri Indonesia DIBAGI DUA, Sebagian Lawan Arab Suadi, Lainnya Hadapi TC di Jepang, Coach Mochizuki Fokus Bawa Pemain Muda

Di sisi lain, Indonesia yang saat ini menempati posisi 97 FIFA per Desember 2025 masih tertinggal cukup jauh.

Namun, kesenjangan peringkat ini tidak membuat skuad Garuda Pertiwi gentar menghadapi lawan-lawan tangguh.

Penyerang Timnas Putri Indonesia, Reva Octaviani, mengakui bahwa persaingan di ASEAN Women’s Championship 2025 akan jauh lebih ketat dibandingkan ASEAN Women’s Cup sebelumnya, di mana ia meraih gelar pemain terbaik dan membawa timnya juara. Kendati demikian, ia optimistis dengan kesiapan timnya.

Baca Juga: Akan BANYAK PERTANDINGAN, Timnas Indonesia Butuh Lebih dari Satu Stadion Besar, Erick Thohir Bertemu Pramono Anung, Begini Rencana Penggunaan JIS

“Pertama, lawan kami di turnamen ini mungkin lebih kuat dari sebelumnya. Tapi target pribadi saya adalah untuk konsisten dan memberikan permainan terbaik saya dan kemudian kami berharap (menang) di setiap pertandingan dan menjadi juara lalu mencetak banyak gol,” ujar pemain asal Bogor itu dalam konferensi pers ASEAN Women’s Championship di Singapura, Selasa (4/3/2025).

Reva pun menegaskan bahwa Timnas Putri Indonesia telah menjalani persiapan matang sejak awal tahun ini, dengan program pemusatan latihan (TC) yang panjang dan serangkaian uji coba di berbagai negara sebagai modal penting menghadapi turnamen ini.

Baca Juga: 2000 Pecinta Sepak Bola Indonesia DOAKAN Timnas Indonesia, Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026, Para Legenda Timnas Indonesia Didatangkan

“Dalam persiapan untuk turnamen ini sebagai pemain, pelatih, dan tim kami telah mempersiapkan latihan dalam waktu yang sangat lama sejak awal tahun ini dengan program pemusatan latihan yang panjang di beberapa kota dan negara,” tambah Reva.

Kemitraan Baru AFF

Di luar persiapan tim, AFF juga mengumumkan kemitraan baru dengan perusahaan asuransi MSIG sebagai sponsor utama turnamen ini.

Baca Juga: Timnas U17 Indonesia Berangkat TANDING ke DUBAI, Jalani Empat Laga Mulai 3 APRIL, Amankan Piala Asia U17 202, Target Tampil di Piala Dunia U17 2025

Dengan kerja sama tersebut, ASEAN Women’s Championship kini resmi bernama ASEAN MSIG Serenity Cup.

Kolaborasi ini sejalan dengan visi AFF dalam memajukan sepak bola wanita di Asia Tenggara. Presiden AFF, Khiev Sameth, menegaskan bahwa kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola wanita di kawasan ASEAN.

"Kemitraan kami dengan MSIG, sebuah perusahaan yang mempromosikan kesetaraan gender, didasarkan pada visi bersama untuk mengembangkan dan memajukan sepak bola wanita ASEAN," ujar Khiev Sameth dikutip dari aseanfootball.org.

Baca Juga: INGIN SAMPAI di Piala Dunia, Erick LANGSUNG TELEPON Coach Nova, Timnas U17 Indonesia DIMINTA FOKUS dan AGRESIF, Harus Maksimal di Piala Asia U17

"Ini juga menandai era transformatif bagi permainan sepak bola wanita di seluruh kawasan. Fokus kuat pada turnamen wanita terkemuka di ASEAN – MSIG Serenity Cup™ dan memberdayakan pemain wanita dan tim nasional ASEAN untuk mencapai aspirasi mereka akan menginspirasi generasi pesepak bola wanita saat ini dan masa depan," lanjutnya.

ASEAN Women’s Championship 2025 dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada Juni mendatang. Namun, hingga kini AFF dan PSSI belum mengumumkan tanggal resmi penyelenggaraan turnamen ini. ***