POJOKSATU.id, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menunaikan janjinya untuk membantu mantan kiper Timnas Indonesia, Kurnia Meiga.
Dalam hal ini Kurnia Meiga mendapat bantuan kesehatan untuk penyembuhan matanya, serta bantuan usaha atau bisnis waralaba.
Dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu 5 Juli 2023, Erick Thohir mengatakan bantuan untuk Kurnia Meiga ini merupakan bagian dari program Yayasan PSSI.
Yayasan PSSI ini bertujuan agar mantan pemain sepak bola Indonesia dapat memiliki kehidupan yang layak usai gantung sepatu atau saat pensiun sebagai atlet.
Yayasan PSSI hadir untuk memastikan para pahlawan sepak bola memiliki layanan kesehatan yang baik.
BACA JUGA: Pembangunan JIS Habiskan Triliunan Rupiah Tapi Belum Berstandar FIFA, Kok Bisa?
"Yang kedua adalah soal karier mereka pascabermain atau saat masih bermain, kami coba membantu melatih persiapan pensiun,” kata Erick.
Adapun bantuan yang diberikan PSSI kepada Kurnia Meiga berupa fasilitas kesehatan untuk menangani gangguan penglihatan yang ia derita serta peluang usaha waralaba ayam goreng sebagai sumber penghasilan.
Menurut pria yang juga merupakan Menteri BUMN itu, pengenalan dan pendidikan kewirausahaan dirasa penting sehingga bisa dijadikan alternatif pendapatan saat pensiun dari dunia olahraga.
Cara tersebut dinilai tidak terlalu sulit bagi mereka yang ingin memulai usaha, bisa bergabung dengan waralaba produk seperti makanan.
BACA JUGA: Rumput JIS Bakal Diganti Seluruhnya, Biayanya Rp6 Miliar
Usaha ayam goreng yang akan dirintis oleh Kurnia Meiga dan keluarga itu pun rencananya mulai berjalan akhir Juli.
Selain itu, Erick mengatakan bantuan yang diberikan kepada Kurnia Meiga memang lebih besar dibandingkan dengan program yang dimiliki oleh Yayasan PSSI lantaran ia sudah berjanji secara pribadi kepada mantan kiper timnas tersebut.
“Khususnya buat Kurnia Meiga, saya waktu itu sudah ada janji secara pribadi, jadi memang lebih besar dibandingkan komitmen yang ada di yayasan,” ujar mantan presiden klub Liga Itaia, Inter Milan itu.
Erick mengaku pihaknya akan mendampingi Meiga supaya kondisi penglihatannya tidak semakin memburuk dengan membantu secara medis dan alat bantu.
Seperti diketahui, Kurnia Meiga harus rela mengakhiri kariernya lebih cepat akibat penyakit mata yang dideritanya.
BACA JUGA : 17 Tersangka Bandar dan Pengedar Narkotika Ditangkap di Karawang
Meski demikian, mantan kiper Arema FC itu berharap masih ada mukjizat yang bisa menyembuhkan matanya sehingga bisa kembali bermain sepak bola.
Kurnia Meiga mengaku mengalami masalah mata yang membuat penglihatannya tinggal lima persen.
Ia terakhir kali bermain bersama Arema FC pada 2017.
"Mungkin untuk saat ini sambil didampingi Pak Erick untuk kesehatan, saya juga mungkin ada alternatif. Kita tak tahu mukjizat Allah, kalau Allah kasih kesembuhan untuk bisa melihat lagi, saya akan aktif kembali,'' kata Kurnia Meiga di Menara Danareksa, Jakarta, Rabu (5/7/2023).
"Saya terima kasih banyak untuk Pak Erick Thohir sebagai ketum PSSI yang telah banyak membantu saya untuk kesehatan, merenovasi rumah, dan franchisenya. Sangat membantu saya dan keluarga," imbuhnya.
Saat tiba-tiba menghilang pada 2017, rumor bermunculan yang menyebut Kurnia Meiga mulai sakit karena diguna-guna.
Kini setelah beberapa tahun berlalu Meiga mengaku penglihatannya kabur hingga tersisa lima persen saja yang mengganggu mata sebelah kanan.
Kurnia Meiga disebut mengalami sakit Papilledema.
Yakni pembengkakan pada saraf optik mata yang bisa mengakibatkan kehilangan penglihatan secara tiba-tiba.
Editor: Jumaidil Halide

