POJOKSATU.id — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Pelantikan tersebut berlangsung bersamaan dengan pengangkatan 10 pejabat baru lainnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melakukan perombakan kabinet dengan mencopot lima posisi menteri.

Antara lain Menko Polkam Budi Gunawan, Menkeu Sri Mulyani, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi Budi Arie, dan Menpora Dito Ariotedjo.

Baca Juga: BEREDAR Perpres 79 Tahun 2025, Presiden Prabowo Resmi Naikkan Gaji ASN, Kapan Berlaku? Cek Besaran di Sini!

Dari jumlah itu, baru tiga menteri yang lebih dulu dilantik, yaitu Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri P2MI, dan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi.

Sosok Erick Thohir menjadi sorotan publik setelah resmi menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora.

Erick dilantik hanya sepekan setelah Dito dicopot dari jabatannya pada Senin (8/9/2025).

Kursi Ketua Umum PSSI Kosong?

Sebelum dipercaya sebagai Menpora, Erick Thohir adalah Menteri BUMN yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

Baca Juga: Delapan Agenda Prioritas Jadi Fokus Utama APBN 2026

Namun, sejak dirinya resmi dilantik sebagai Menpora, publik mempertanyakan apakah ia juga akan lengser dari kursi Ketua Umum PSSI?

Lalu, siapa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan federasi sepak bola nasional tersebut?

Untuk saat ini, Erick Thohir masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Meski sejumlah nama sudah diisukan bakal menggantikannya.

Beberapa nama mulai digadang-gadang sebagai kandidat kuat suksesor Erick di PSSI.

Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum PSSI, disebut sebagai salah satu calon potensial.

Tisha bukan sosok baru, ia pernah menjabat sebagai Sekjen PSSI dan aktif di forum-forum olahraga internasional.

Selain Tisha, nama Wakil Ketua Umum PSSI lainnya, Zainudin Amali, juga masuk bursa kandidat.

Baca Juga: Industri Timah Bangka Belitung Kian Efisien Berkat Listrik PLN, PT MSP Bidik PROPER Emas

Pengalaman panjang Amali dalam birokrasi olahraga dinilai bisa menjadi modal penting untuk memimpin PSSI.

Di luar itu, muncul pula nama Sekjen PSSI Yunus Nusi yang sudah lama berkecimpung dalam organisasi sepak bola nasional.

Bahkan, mantan Menpora Dito Ariotedjo juga sempat disebut sebagai kandidat potensial.

Menunggu Mekanisme Resmi

Meski sejumlah nama beredar, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari PSSI mengenai siapa yang akan menduduki jabatan Ketua Umum.

Publik masih menunggu kepastian federasi, apakah akan segera menggelar Kongres Luar Biasa atau mekanisme lain sesuai aturan organisasi.

Baca Juga: Alkes Ryan Wijaya Dapat Apresiasi dari Bupati Karawang Aep Syaepuloh

Erick Thohir sendiri menegaskan, status dirinya di PSSI akan ditentukan oleh mekanisme FIFA.

Ia menekankan bahwa keputusan tidak bisa diambil sepihak, melainkan harus melalui aturan yang sudah berlaku di level internasional.

“Nanti kan itu ada prosesnya di FIFA. Ya FIFA sebagai badan olahraga tertinggi di dunia nanti mereka yang akan (menentukan?),” kata Erick kepada wartawan di Jakarta.

Pernyataan ini membuka kemungkinan bahwa Erick masih akan menunggu arahan resmi dari FIFA sebelum benar-benar melepas kursi Ketua Umum PSSI.

Namun, sekali lagi, menurut regulasi FIFA, tidak terdapat ketentuan yang melarang pejabat negara merangkap jabatan sebagai ketua federasi sepak bola.

Erick Thohir pun sebelumnya menjabat sebagai Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI.

Sehingga kemungkinan tidak akan ada pergantian Ketua Umum PSSI meski ia sudah menjadi Menpora.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Kirim komentar Anda dan baca artikel Pojoksatu.id lainnya tanpa iklan melalui aplikasi kami di bawah ini:

Versi Android

Versi iOS

Saluran Whatsapp

FanPage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra.***