Tri Suhartanto Pimpin IESPA Jabar, Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat Berprestasi

Konferensi pers usai pengukhan pengurus IESPA Provinsi Jawa Barat periode 2021-2026 di Hotel Savoy Homann Bandung, Sabtu (12/3/2022). Foto:ist
Konferensi pers usai pengukhan pengurus IESPA Provinsi Jawa Barat periode 2021-2026 di Hotel Savoy Homann Bandung, Sabtu (12/3/2022). Foto:ist

eSports sendiri merupakan merupakan suatu istilah untuk kompetisi permainan video dengan jumlah jamak, umumnya antara para pemain profesional.


“Jumlah itu cukup luar biasa, terlebih dari sisi usai mulai dari balita, usia produktif, bahkan sampai usia di atas 70 tahun masih gemar untuk main games,” papar Tri.

Bahkan menurutnya, sudah banyak dari para gamers yang menjadi atlet. Potensi itulah yang ditegaskan Tri, akan diarahkan, dimana games dapat menjadi sebuah wadah meningkatkan potensi yang memiliki reward luar biasa untuk para gamers itu sendiri.

“Nah ini yang akan kita optimalkan nantinya, bahwa ke depannya games ini harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Terlebih di masa-masa pandemi seperti sekarang, karena saya yakin ini akan menjadi prestasi luar biasa,” katanya.


Apalagi, lanjutnya, tidak sedikit atlet-atlet tanah air justru dikontrak oleh luar negeri mengharumkan nama orang lain bukan negara Indonesia.

“Karena di kita saat itu belum ada wadahnya, sekarang sudah ada baik dari PBSI dan IESPA. Dimana, kami sama-sama berkolaborasi untuk bisa mewadahi para atlet yang ada di Indonesia,” ujarnya memaparkan.

Tri menyampaikan, atlet IESPA sendiri sudah ada tiga orang yang masuk persiapan di Hanoi, Vietnam.

Di samping itu juga, untuk kejuaraan Forda, Fornas, Asian Games, termasuk SEA Games Hanoi.

“Pastinya saya siap mendukung semua atlet yang terpilih mewakili Indonesia untuk maju bersama ke event tersebut,” ujarnya.

Terlebih, Tri Suhartanto mengaku, jika dunia eSports begitu menjanjikan jika digarap dengan serius. Ia pun membeberkan pengalaman para gamers.