POJOKSATU.ID, JAKARTA - Bursa calon ketua umum PSSI semakin ramai dibincangkan jelang Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang diagendakan pada 16 Februari mendatang.
Erick Thohir yang menguat di bursa calon ketua umum PSSI dan munculnya Zainudin Amali pada bursa calon wakil Ketum PSSI cukup mendapat perhatian.
Bahkan ada yang mengklaim jika duet Menteri BUMN - Menteri Pemuda dan Olahraga ini nakhodai PSSI, maka publik bisa berharap adanya perubahan nyata di tubuh organisasi tertinggi sepak bola Tanah Air itu.
Seperti diektakan Ketua Umum PB SEMMI, Bintang yang menyebut duet Erick Thohir - Zainudin Amali akan mampu membawa perubahan signifikan bagi PSSI dan sepak bola Indonesia.
BACA JUGA : Adu Prestasi Calon Ketua Umum PSSI Erick Thohir vs La Nyalla Mattalitti, Siapa Lebih Menjanjikan ?
"Di tangan keduanya, sepak bola Indonesia akan disegani di level Asia," ujar Bintang.
Ia pun mengatakan Erick Thohir bukan orang baru dalam sepak bola.
Namanya sudah dikenal seantero dunia sejak ia mengakuisisi klub Seri A Italia, Inter Milan.
BACA JUGA : Tegas Ogah Jadi Exco PSSI, Iwan Budianto Minta Namanya Dicoret dari Bursa Calon Waketum PSSI
"Dunia mengenal Erick Thohir sebagai Presiden Inter Milan, Klub Seri A papan atas Italia. Erick juga pernah memiliki klub sepak bola Amerika," kata Bintang.
Sedangkan Zainudin Amali, lanjut Bintang, tidak lain adalah Menteri Pemuda dan Olah Raga yang diketahui memberikan perhatian khusus kepada dunia olah raga.
"Saat ini Erick bersama Kaesang Pangarep jadi pemilik Persis Solo. Jadi, jika pemilik suara di Kongres Luar Biasa PSSI ingin perubahan nyata maka Erick Thohir - Zainudin Amali, jawabannya," paparnya.
BACA JUGA : Jelang KLB PSSI, Iwan Bule Ditinggal Sendiri di ‘Hutan Belantara’ PSSI
Sebagai pecinta sepakbola nasional Bintang menaruh harapan kepada Erick Thohir dan Zainudin Amali mampu memperbaiki semua citra buruk PSSI yang kental dengan mafia dan judi bola.
Erick diharapkan membawa angin segar perubahan sepakbola Indonesia.
"Ke depan tidak boleh terjadi lagi peristiwa seperti tragedi kanjuruhan. Satu kali sudah lebih dari cukup tidak boleh terulang," tegas Bintang.
Terlepas dari itu, kontroversi juga mewarnai kemunculan nama dua menteri ini.
Bahkan sejumlah netizen menilai bahwa ini adalah bentuk intervensi terselubung dari pemerintah terhadap PSSI.
Sesuatu yang sangat 'diharamkan' FIFA, adanya intervensi pemerintah terhadap organisasi di bawah FIFA seperti PSSI ini.
Jadi, due Erick Thohir-Zainuddin Amali membawa perubahan nyata untuk PSSI atau intervensi terselubung pemerintah? (medil/pojoksatu)

