POJOKSATU.id — Zulkifli Syukur, mantan pemain PSM Makassar, tengah menjadi perbincangan setelah dirinya disebut sebagai salah satu asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.
Terakhir, ia menjabat sebagai pelatih Persela Lamongan di Liga 2.
Dalam unggahan di media sosial, Zulkifli membagikan momen berfoto bersama tim pelatih Timnas Indonesia, yang terdiri dari Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, Alex Pastoor, dan Denny Landzaat.
Tak hanya itu, juga terlihat dalam foto tersebut Sjoerd Woudenberg, yang tengah menjabat sebagai pelatih kiper Dewa United.
Zulkifli Syukur mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapat kesempatan mengikuti seleksi untuk bergabung dengan staf kepelatihan Timnas Indonesia.
Menurutnya, seleksi ini mencerminkan upaya PSSI dalam meningkatkan kualitas pelatih dengan melibatkan nama-nama besar dari dunia sepak bola internasional.
"Alhamdulillah atas kesempatan yang sudah diberikan dalam sesi interview dengan staf pelatih tim nasional," tulis Zulkifli Syukur di Instagramnya.
"Ini adalah kesempatan yang sangat berharga dalam perjalanan karier saya."
"Tidak semua orang bisa mendapatkannya. Terima kasih PSSI, Pak Erick Thohir, dan staff coaches," tambahnya.
Profil Zulkifli Syukur
Zulkifli Syukur lahir di Makassar pada 3 Mei 1984. Selama berkarier sebagai pemain, ia dikenal sebagai bek kanan namun memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sama baiknya.
Sejumlah klub pernah dibela Zulkifli, termasuk Pusamania Borneo, Mitra Kukar, Persmin, Pupuk Kaltim, Sriwijaya, Arema FC, Persib, dan PSM Makassar.
Ia mencatatkan sejumlah prestasi, antara lain juara ISL 2009/2010 bersama Arema FC, juara Piala Sudirman 2015 dengan Mitra Kukar, serta membawa PSM Makassar meraih Piala Indonesia 2018/2019.
Selain bersinar di level klub, Zulkifli juga menjadi langganan Timnas Indonesia.
Setelah pensiun sebagai pemain, ia melanjutkan karier sebagai pelatih, termasuk menangani Adhyaksa, tim PON Sulteng, dan kini melatih Persela Lamongan di Liga 2.
Kesempatan untuk menjadi bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia tentu menjadi langkah besar bagi Zulkifli.
Quentin Jakoba Bergabung
Quentin Jakoba, mantan pemain Timnas Curacao, sebenarnya sudah jauh-jauh hari mengungkapkan dirinya akan segera bergabung dengan staf kepelatihan Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert.
Ia berambisi membantu skuad Garuda dalam mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2026.
Saat ini, jajaran pelatih pendamping Kluivert mulai terlihat, dengan kehadiran Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg dan Sjoerd Woudenberg.
Meski PSSI belum mengumumkan secara resmi keterlibatan Quentin, ia telah membocorkan kabar ini melalui media sosial.
"Bangga menjadi bagian tim ini sebagai performance coach," tulis Quentin Jakoba dalam unggahan Instagram pada Senin, (13/1/2025).
Tak lupa, dalam unggahan tersebut, ia juga menyematkan emoticon bendera Indonesia serta foto Patrick Kluivert bersama dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya mengonfirmasi bahwa akan ada tambahan staf pelatih fisik dan pelatih kiper dalam waktu dekat.
Pelatih kiper kini sudah diisi oleh Sjoerd Woudenberg. Artinya, tinggal pelatih fisik yang belum.
Golden ticket didapatkan Quentin, karena Kluivert langsung memanggilnya.
Profil Quentin Jakoba
Quentin Jakoba lahir di Tilburg, Belanda, dan merupakan mantan pesepak bola profesional.
Ia menimba ilmu di akademi Willem II dan Sparta Rotterdam, serta sempat bermain di Eerste Divisie bersama FC Eindhoven pada 2008.
Sebagian besar kariernya dihabiskan di level ketiga dan keempat Liga Belanda, bersama klub seperti Kozakken Boys dan ASWH.
Sebagai pemain, ia berposisi sebagai bek tengah dan sempat membela Timnas Curacao dalam sembilan pertandingan.
Di masa itu, ia pernah bekerja sama dengan Patrick Kluivert, yang saat itu menangani Timnas Curacao.
Setelah pensiun pada Juli 2020, Quentin memilih jalur karier sebagai pelatih kebugaran.
Klub pertamanya dalam profesi ini adalah Kozakken Boys, sebelum akhirnya bergabung dengan Timnas Curacao selama tiga tahun.
Ia juga pernah menjadi performance coach NAC Breda di Eredivisie pada 2021, serta bekerja sama kembali dengan Patrick Kluivert di Adana Demirspor.
Kini, Quentin kembali bekerja dengan Kluivert di Timnas Indonesia.
Ia memiliki tugas penting untuk meningkatkan kebugaran pemain-pemain seperti Marselino Ferdinan dan kolega, sebagai pelatih fisik.
Pengalamannya diharapkan mampu membantu Timnas Indonesia mencapai target besar, yakni lolos ke Piala Dunia 2026.
Dengan begitu, jajaran staff Pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia sudah mulai terisi.
Pelatih Kepala: Patrick Kluivert, Asisten Pelatih: Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, pelatih kiper: Sjoerd Woudenberg, pelatih fisik: Quentin Jakoba dan pelatih lokal: Kurniawan Dwi Yulianto dan Zulkifli Syukur. ***

