POJOKSATU.id - Real Madrid terancam kehilangan salah satu pemain bintangnya Vinicius Jr setelah penolakan proposal perpanjangan kontrak Maret (3/25) yang lalu.

Tawaran fantastis untuk bermain di Liga Saudi menjadi faktor negosiasi yang tidak berujung.

Vinicius Jr merupakan motor serangan Los Blancos dari sisi kiri.

Kepiawaiannya dalam menerobos pertahanan lawan dan mencetak gol cukup membuatnya sebagai pemain kunci bagi Carlo Ancelotti dalam pertandingan krusial.

Pamornya di dalam dan di luar lapangan cukup menarik investor publik Saudi untuk memboyongnya ke Liga mereka.

Baca Juga: Bek AFC Bournemouth Bikin Penasaran! Raksasa Liga Inggris Berebut, Real Madrid Masih Galau

Dilansir dari The Athletic, representasi Vinicius Jr tidak menutup pintu akan kemungkinan merumput di Liga Saudi.

Meskipun demikian, Vinicius Jr masih terikat kontrak dengan Real Madrid hingga tahun 2027. Hal ini mengharuskan pihak Saudi untuk melakukan negosiasi dengan pihak Los Galacticos untuk mendapatkan jasanya.

Diketahui bahwa Real Madrid enggan melepas salah satu mega bintangnya.

Kesepakatan hanya bisa terjadi jika pihak Saudi bersedia menebus klausul kontrak Vinicius Jr yang mencapai angka 1 triliun Euro.

Diketahui pihak Vinicius Jr menolak klaim bahwa Real Madrid telah mengirimkan proposal yang baru setelah penolakan tawaran perpanjangan Maret lalu.

Baca Juga: 17 Fakta Menarik Jelang El Clasico Final Copa del Rey 2025 Barcelona vs Real Madrid

Penolakan ini didasari pada tawaran angka yang tidak sesuai  -- hal yang tidak disambut baik oleh pihak Real Madrid.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Vinicius menargetkan pencapaian Ballon d'or bersama Los Galacticos, setelah musim sebelumnya hanya berhasil menduduki posisi kedua dalam kontroversi kemenangan Ballon d'or di tangan gelandang bertahan Manchester City, Rodrigo.

Baca Juga: Kejutan Besar! Jamie Vardy Putuskan Hengkang dari Leicester City Akhir Musim Ini

Selain itu, kedatangan megabintang Kylian Mbappe dan Jude Bellingham menjadi tantangan yang berat bagi Vinicius untuk mengimbangkan kerjasama individu dan pencapaian pribadi melalui persaingan yang sehat. ***