POJOKSATU.id — Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menyampaikan harapan agar skuad Macan Kemayoran bisa kembali mengunjungi Balai Kota Jakarta, kali ini dengan membawa pulang trofi kemenangan.
Harapan itu ia ungkapkan saat tim Persija berkunjung ke Balai Kota pada Kamis siang.
Kunjungan tersebut difasilitasi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengundang seluruh pemain dan pelatih Persija untuk makan siang bersama.
Mereka disambut hangat oleh Gubernur Pramono dan Wakil Gubernur Rano Karno.
Meski kali ini tanpa membawa trofi seperti kunjungan sebelumnya, momen ini tetap menjadi ajang penting untuk membangun semangat baru dan menatap masa depan Persija dengan optimisme.
Baca Juga: Prediksi Skor Tottenham vs Eintracht Frankfurt di Liga Europa: Tak Mudah, Spurs Bisa Curi Kemenangan
"Seperti disampaikan tadi bahwa biasanya Persija diundang ke sini itu untuk mengantarkan piala, tapi kali ini kami diundang untuk makan siang. Tujuannya adalah untuk nantinya datang lagi mengantar piala," ujar Bambang Pamungkas setelah acara berlangsung.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan dukungan konkret kepada Persija.
Gubernur Pramono Anung menjanjikan kemudahan bagi Persija untuk berkandang penuh di Jakarta International Stadium (JIS), serta potongan pajak tontonan hingga 60 persen.
Dukungan ini menjadi sinyal positif bagi perjalanan Persija ke depan.
Baca Juga: Megawati Hangestri Resmi Tinggalkan Red Sparks, Pulang Demi Ibunda Sakit, Berlabuh Kemana?
Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, menilai langkah tersebut akan menjadi dorongan besar untuk menggapai target juara.
Ia juga optimistis bahwa konsistensi bermain di JIS sebagai kandang akan membuka peluang lebih besar untuk meraih poin penuh di setiap laga kandang.
Tak hanya itu, Bepe juga menyoroti dua momen besar yang akan datang, yaitu ulang tahun ke-500 Jakarta pada tahun 2027 dan satu abad usia Persija di tahun 2028.
Menurutnya, kedua momen tersebut harus menjadi motivasi luar biasa bagi seluruh pemain dan tim.
"Itulah kenapa kami diberi waktu dua tahun untuk bisa menyiapkan tim untuk mencapai juara pada 2027, plus 2028 Persija akan berusia 100 tahun," tutup legenda Persija tersebut. ***
