POJOKSATU.id, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menceritakan detik-detik dirinya kena prank pada final SEA Games 2023.
Pada laga Indonesia vs Thailand di Stadion Nasional Olimpiade Kamboja, Selasa (16/5) malam lalu, Indra Sjafri sempat kecele.
Ia bersama sejumlah pemain dan staf Garuda Nusantara merayakan kemenangan, namun ternyata pertandingan belum berakhir.
Momen itu viral di media sosial. Banyak warganet mengomentari, Indra Sjafri kena prank wasit Qasim Matar Ali Al Hatmi asal Oman yang memimpin laga final SEA Games 2023.
Melalui podcast Deddy Corbuizer yang dipantau Pojoksatu.id, Sabtu (20/5), Indra menceritakan momen menggelikan itu.
BACA JUGA : 2 Momen di Final SEA Games 2023 Ini Bikin Indra Sjafri Tidak Berhenti Ketawa, Ternyata Salah Kartu Merah
Dijelaskan Indra, saat itu pertandingan sudah memasuki menit ke-9 injury time, dari 7 menit waktu tambahan yang diberikan ofisial keempat.
Ketika bola keluar lapangan, wasit Qasim meniup peluit.
Tapi rupanya tiupan peluitnya sekali, bukan peluit panjang dua kali (tanda akhir laga).
Indra yang sedang fokus ke lapangan tidak terlalu memperhatikan bunyi peluit karena posisinya memang agak jauh dari wasit.
Namun tiba-tiba Alfeandra Dewangga (bek Timnas Indonesia U-22) yang sudah dibench setelah digantikan Muhammad Ferarri, berlari memeluk Indra Sjafri dari belakang.
BACA JUGA : Daftar Atlet Asal Kabupaten Bekasi Peraih Medali pada SEA Games 2023
Disusul dua staf lainnya. Sehingga mereka saling berpelukan. Terharu karena merasa Indonesia sudah memenangkan pertandingan sekaligus meraih medali emas yang sudah 32 tahun dinantikan.
"Dewangga lompat ke saya, dan saya pikir itu (pertandingan) memang berakhir. Dua ofisial juga datang ke lapangan. Kita sudah peluk-pelukan, saya sudah terharu banget kan," ujar Indra.
Eforia Indra, Dewangga dan staf lainnya kemudian buyar setelah mereka menyadari bahwa laga belum berakhir.
Peluit tadi adalah tanda tendangan bebas untuk Thailand.
Tapi bbukan cuma Indra Sjafri yang kena prank. Sejumlah menteri termasuk Ketua PSSI, Erick Thohir ternyata ikut bergembira.
BACA JUGA : Peraih Emas SEA Games Kamboja Ananda Raehan Tiba di Makassar Hari Ini
"Begitu saya tahu belum berakhir, ada feeling ini gol. Dan benar kejadian gol," lanjut pelatih berusia 60 tahun itu.
Memang dari tendangan bebas itu, Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sehingga laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Setelah kena prank dari wasit Qasim, Indra Sjafri kembali fokus menghadapi babak extra time 2x15 menit yang pasti akan sangat menegangkan.
Dijelaskan Indra, setelah 90 menit waktu normal berakhir pemain dikumpulkan dan memberikan wejangan.
Ia meminta anak asuhnya tetap fokus, menjalankan apa yang direncanakan. Tidak boleh lengah dan setiap ada kesempatan harus dimanfaatkan betul.
Ia menekankan kepada para pemain untuk tidak saling menyalahkan.
Indra juga memberikan instruksi khusus kepada Irfan Jauhari untuk tidak terlalu perduli dengan taktik, tapi memaksimalkan setiap peluang yang ada.
"Kamu dapat bola langsung hajar dan masukin ke gawang lawan," beber Indra menirukan instruksinya kepada Irfan.
Benar saja, beberapa menit setelah babak pertama perpanjangan waktu dimulai, Irfan mendapat bola di area pertahanan lawan.
Tanpa memperdulikan posisi rekannya yang lain, Irfan berinisiatif menaklukkan kiper Thailand dengan sepakan lob dan masuk.
Indonesia unggul 3-2, dan membuat mental Garuda Nusantara kembali pulih.
Apalagi setelah pemain Thailand, Jonathan Khemdee juga mendapat kartu merah membuat Indonesia benar-benar di atas angin.
Dua gol tambahan mampu dilesakkan, masing-masing melalui Fajar Faturrahman dan Beckham Putra.
Indonesia pun menang 5-2 dan meraih medali emas SEA Games pertama kali dalam 32 tahun terakhir.
"Senang sekali. Cuma karena prank itu, jadi eforianya kurang. Sempat down dulu. Setelah selesai, ya alhamdulillah," tutur pelatih asal Sumatera Barat ini.
Editor: Jumaidil Halide

