POJOKSATU.ID - Awan mendung masih menyelimuti Arema FC hingga pekan ke-8 Liga 1 musim 2023/24. Takluk dari Rans Nusantara FC jadi kekalahan ketiga beruntun Singo Edan.

Pelatih caretaker Arema FC, Kuncoro pun tidak bisa lagi berkomentar. Ia kebingungan dengan kekalahan demi kekalahan yang diderita anak asuhnya.

Pada pekan ke-8 Liga 1 2023/24, Arema FC takluk 0-1 dari Rans Nusantara FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (14/8/2023).

Baca Juga: Segini Gaji Neymar di Al Hilal, 3 Kali Lipat dari Kontraknya di PSG

Gol semata wayang Magenta Force atau The Prestige Phoenix (julukan Rans Nusantara FC) dicetak Zidane Pramudya pada menit ke-27.

Bagi Arema FC, hasil minor ini menambah panjang catatan kelam di awal Liga 1 2023/24.

Tim berjuluk Singo Edan itu belum sekali pun meraih kemenangan dalam delapan pertandingan.

Baca Juga: Neymar Selangkah Lagi Hijrah ke Al Hilal, Belum Deal Tapi Negosiasi Sudah Hampir Rampung

Selain itu, Arema juga selalu kalah dalam tiga laga terakhir.

Kuncoro selaku pelatih sementara Arema FC pun dibuat bingung dengan rentetan hasil buruk yang didapat timnya.

"Kami sudah delapan kali ini tidak bisa bangkit. Jadi, saya tidak bisa berkomentar lagi,” katanya.

Baca Juga: 4 Alasan Shin Tae Yong Bisa Bawa Indonesia Juara Piala AFF U23 2023, Ada Faktor Ramadhan Sananta

Meski demikian, Kuncoro sempat menyinggung masalah mendasar yang dialami skuad Arema FC musim ini, yakni mental.

Para pemain Arema FC terlambat panas sehingga taktik dan skema bermain yang dipelajari selama latihan tidak bisa berjalan dengan baik.

Kuncoro mengeklaim pada pertengahan babak kedua skuad Arema FC mulai menunjukkan perubahan gaya permainan.

Jarak antarpemain sudah mulai rapat, tidak mengandalkan long pass untuk menggedor barisan pertahanan Rans Nusantara FC.

Baca Juga: Kylian Mbappe Kembali Berlatih Bersama Skuad PSG, Batal Hengkang?

Namun, pada saat bersamaan mental pemain kembali down setelah Zidane Pramudya Afandi menjebol gawang Julian Schwarzer.

Dalam kondisi mental terganggu, gaya permainan Arema FC pun menghilang.

“Masalah utama Arema FC adalah mental. “Sulit sekali kalau sudah kalah. Saya tekankan ke anak anak, kalau kita terus kalah maka akan sulit,” kata Kuncoro.

Baca Juga: Kabar Terbaru Soal Hubungan Kylian Mbappe dan PSG, Ada Sinyal Positif

Kekalahan ini membuat Arema FC kian terjerembab di dasar klasemen sementara Liga 1 dengan hanya mengumpulkan dua poin, hasil dua kali seri, tidak pernah menang dan enam kali kalah.

Sementara Rans Nusantara FC merangkak naik ke posisi runner up klasemen sementara Liga 1 dengan 15 poin, hasil dari empat kali menang, tiga kali seri dan sekali kalah.

Ini merupakan start terburuk Arema FC dalam sejarah penampilannya di Liga Indonesia.

Baca Juga: Tragedi Pengasuh Meninggal, Katharine McPhee Batal Tampil di Konser Jakarta Bareng Sang Suami David Foster

Perjuangan Arema FC untuk bangkit pada pekan ke-9 Liga 1 akan semakin berat karena mereka harus menghadapi tuan rumah Persija Jakarta, pada 20 Agustus mendatang.***