POJOKSATU.ID - Saga transfer Kylian Mbappe pada bursa transfer musim panas 2023 ini semakin menarik disimak. Bahkan kini melebar ke perseteruan Paris Saint Germain dengan Real Madrid.

Klub raksasa Prancis mencurigai Kylian Mbappe dan Real Madrid main belakang atau melakukan pembicaraan kontrak, di luar waktu semestinya.

Kecurigaan ini yang membuat PSG berencana mengadukan Madrid dan Mbappe ke federasi sepak bola internasional, FIFA.

Baca Juga: Jadwal Australian Open 2023 Hari Ini 1 Agustus: Fajri, Prifad dan The Daddies Main

Situasi Mbappe di PSG memang cukup rumit. Sang superstar tidak mau memperpanjang kontrak, sehingga berpeluang pindah secara gratis musim panas tahun depan.

PSG tentu saja tidak mau hal itu terjadi sehingga berharap ada pembeli yang layak pada bursa transfer musim panas 2023.

Real Madrid sudah lama diketahui mengincar pemain muda terbaik di Piala Dunia 2018 ini, namun tampaknya Los Blancos ingin merekrut Mbappe secara gratis.

Baca Juga: Jadwal Bola Hari Ini 1 Agustus: PSG vs Inter, China vs Inggris, Kualifikasi Liga Champions

PSG bagaimanapun akan melakukan segala cara untuk memberikan tekanan kepada Real Madrid agar menegosiasikan transfer Mbappe sekarang.

Seperti banyak diberitakan media Eropa, Kylian Mbappe telah menolak mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak hingga Juni 2025 yang paling lambat dilakukan pada 31 Juli kemarin.

Tapi hal yang membuat PSG semakin kesal karena Mbappe juga menolak segala tawaran untuk hengkang pada bursa transfer musim panas ini.

Baca Juga: 10 Besar Pemain Termahal Bursa Transfer Musim Panas 2023, Manchester City dan Barcelona Nihil

Makanya, PSG curiga bahwa penyerang 24 tahun itu telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk bergabung dengan mereka secara gratis musim panas tahun depan.

Meskipun dalam jendela transfer biasanya segalanya dianggap sah dalam cinta dan perang, FIFA melarang berbicara dengan pemain dan bahkan mencapai kesepakatan lebih dari enam bulan sebelum kontraknya berakhir.

Artinya, Real Madrid hanya bisa membahas kontrak dengan Mbappe pada Januari 2024 dan jika terjalin kesepakatan, baru bisa pindah pada musim panas tahun depan.

The Telegraph, seperti yang dilaporkan oleh Marca, menyatakan bahwa PSG sedang mempertimbangkan untuk mengajukan keluhan tersebut ke FIFA.

Baca Juga: Rincian Hadiah Japan Open 2023, Jojo Kantongi Uang Segini Jika Kalahkan Axelsen

Apakah mereka memiliki dasar untuk melakukannya, atau apakah tujuannya adalah untuk memberikan tekanan pada Mbappe dan Los Blancos untuk duduk di meja negosiasi, masih harus dilihat.

FIFA sebelumnya memberlakukan larangan transfer atas perilaku yang tidak kompeten.

Sementara itu, pakar transfer Fabrizio Romano menegaskan bahwa belum ada kejutan dalam saga transfer Kylian Mbappe hingga Selasa 1 Agustus 2023.

Baca Juga: 15 Pemain Termahal Bursa Transfer Musim Panas 2023, Duo Anyar Arsenal Masuk 3 Besar

"Batas waktu 31 Juli sudah berakhir dan Mbappe tidak dapat mengaktifkan opsi untuk memperpanjang kontraknya dengan PSG hingga Juni 2025," tulis Romano.

"Kontraknya sekarang berakhir secara resmi pada Juni 2024."

"PSG tetap berkeyakinan bahwa Mbappe telah sepakat dengan Real Madrid - tetapi mereka tetap ngotot menjual Kylian Mbappe (musim panas ini)," tutup Fabrizio Romano.***