POJOKSATU.id — Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, masih berkomitmen mendukung pengembangan sepak bola Indonesia meski sudah resmi diberhentikan dari jabatannya oleh PSSI.

Sikap itu disebut sebagai bentuk rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia selama masa kepemimpinannya.

Shin Tae-yong akan mendukung pembinaan sepak bola tanah air melalui STY Foundation, yayasan yang ia dirikan bersama Raffi Ahmad.

"Saya sendiri punya STY Foundation, yaitu fokusnya ke pembinaan usia dini. Artinya masih tetap fokus ke dalam persepakbolaan Indonesia.

Saya berharap pembinaan usia muda semakin berkembang dan semakin baik lagi," ungkap STY, panggilan akrab Shin Tae-yong.

Baca Juga: Usai Dipecat PSSI, Shin Tae Yong Pulang dengan Senyuman Tapi Janji tetap Dukung Timnas Indonesia

Tak lagi menjadi pelatih, kesibukannya STY rupanya tak hanya berkiprah melakukan pembinaan sepakbola.

Tak diduga, Shin Tae-yong ternyata juga menjalani peran baru di dunia perfilman. Ya, STY main film.

"Tidak ada kegiatan apa-apa sebenarnya. Tapi ya kali ini, perfilman ini. Karena saya akan tetap fokus ke bola, jadi ya datang ke sini untuk membantu," ucap Shin

Peran STY di Film

STY dikabarkan tampil dalam sebuah film horor komedi berjudul Ghost Soccer: Bola Mati yang diproduksi Sinemata Buana Kreasindo.

Baca Juga: Blak-blakan, Shin Tae Yong Beberkan Kronologi Pemecatannya dari Timnas Indonesia : Pukul 09.40 WIB Dipecat, Pukul 12.00 WIB Diinfokan Penggantinya

Dalam film tersebut, STY berperan sebagai pelatih sepak bola di sebuah kampung kumuh yang berada di area kuburan.

Di tempat itulah, sekelompok pemuda miskin memiliki mimpi besar bermain di lapangan mewah milik tim Super FC.

Film perdana STY ini akan menghadirkan pemain utama Dondi (Fajar Nugra), Arif (Rin Hermana), dan Indra (Damara Finch).

Baca Juga: PSIS Mengaku Tertarik Rekrut Shin Tae-yong, Tapi Ternyata PSSI Lakukan Perpanjangan Kontrak, Videonya Beredar

Tiga pemuda yang disebut "anak demit" itu berperan sebagai penjual bunga tabur di sekitar kuburan.

Nuansa horor di film STY dimunculkan saat para pemuda itu tak sengaja menendang bola hingga mengenai sebuh nisan dari kuburan mantan pemain bola, Baron Permana (Baper).

Balas Budi STY

Film ini menjadi salah satu persembahan terakhir Shin sebelum kembali ke Korea Selatan.

Namun begitu, ia mengungkapkan rasa cintanya pada Indonesia dan dukungan dari masyarakat pada dirinya, membuat ia merasa harus balas budi.

Baca Juga: DUA PEMAIN Timnas U-20 Indonesia DILEPAS Indra Sjafri, Segera BERKIPRAH di Thailand Usai Pertandingan Piala Asia U20 2025

“Jadi saya juga masih orang bola yang dicintai oleh masyarakat Indonesia yang suka bola juga,” katanya.

“Begitu juga dengan saya harus balas budi juga ya terhadap cintanya sepak bola Indonesia ini,” tegasnya. ***