Pelatih Vietnam Ngamuk Pemainnya Dilanggar, Padahal Kelakuan Anak Asuhnya Kaya Preman

Pelatih Vietnam U-23, Park Hang-seo mendapat kartu merah pada menit 77 karena memprotes wasit Majed Mohammed Alshamrani.
Pelatih Vietnam U-23, Park Hang-seo mendapat kartu merah pada menit 77 karena memprotes wasit Majed Mohammed Alshamrani.

POJOKSATU.id, MANILA – Pertandingan final cabang sepakbola putra SEA Games 2019 antara Indonesia U-23 kontra Vietnam U-23 sudah berakhir, tapi cerita di balik laga perebutan medali emas itu masih jadi sorotan. Laga yang berlangsung panas, keras bahkan kasar, diwarnai sejumlah insiden.


Salah satu kejadian cukup menarik perhatian pada menit 77 ketika pelatih Vietnam, Park Hang-Seo mendapat kartu merah dari wasit, Majed Mohammed Alshamrani. Pengadil asal Arab Saudi itu mengusir Park karena mencak-mencak setelah melihat pemainnya dijatuhkan di area pertahanan Indonesia.

Tak terima dikartu merah, Park bahkan terlihat menantang asisten wasit keempat di pinggir lapangan, sebelum dilerai lalu menuju tribun penonton.

Padahal insiden yang dialami pemain Vietnam tak seberapa jika dibandingkan pelanggaran yang mereka lakukan terhadap pemain Indonesia.


Gelandang Timnas Indonesia U-23, Evan Dimas menderita cedera pada menit 22 setelah ditekel pemain belakang Vietnam U-23, Doan Van Hau.
Gelandang Timnas Indonesia U-23, Evan Dimas menderita cedera pada menit 21 setelah ditekel pemain belakang Vietnam U-23, Doan Van Hau.

Sebut saja soal tekel brutal Doan Van Hau terhadap playmaker Garuda Muda, Evan Dimas pada menit 22. Tanpa ada bola, Van Hau menekel Evan Dimas dari belakang hingga pemain Barito Putera itu tumbang.

Wasit Alshamrani hanya memberikan pelanggaran buat Indonesia dan tak ada kartu yang diberikan kepada Van Hau. Padahal jika melihat tayangan ulang, kartu merah pun layak diberikan kepada pemain yang kemudian mencetak dua gol pada laga di Rizal Memorial Stadium itu.

Pemain Vietnam, Doan Van Hau pelaku tekel horor terhadap Evan Dimas yang kemudian mencetak dua gol ke gawang Indonesia.
Pemain Vietnam, Doan Van Hau pelaku tekel horor terhadap Evan Dimas yang kemudian mencetak dua gol ke gawang Indonesia.

Evan Dimas cedera dan harus digantikan Syahrian Abimayu. Dan sejak saat itu, permainan Indonesia menurun karena tak ada lagi pengatur serangan sekelas Evan.

Kelakuan tak sportif juga ditunjukkan bek Vietnam lainnya, Huynh Tan Sinh pada menit 70. Pemain nomor punggung 3 itu terlihat jelas dengan sengaja menyikut Firza Andika saat berusaha mencegah bek sayap Indonesia itu mengejar bola di sisi kanan pertahanan Vietnam.

Sialnya, tak ada offisial pertandingan yang melihat kejadian itu. Tan Sinh lolos dari hukuman wasit (layak dikartu merah), lalu dengan keji, ia tersenyum puas melihat Firza meringis kesakitan.

Pertandingan ini memang dimenangkan Vietnam dengan skor telak 3-0. Tapi andai wasit lebih jeli melihat setiap insiden di lapangan, mungkin ceritanya akan berbeda.

(fat/pojoksatu)