Arsene Wenger Resmi Jalani Tugas Baru di FIFA, Abaikan Rumor Jadi Pelatih Bayern

Presiden FIFA, Gianni Infantino dan mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger.
Presiden FIFA, Gianni Infantino dan mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger.

POJOKSATU.id, LONDON – Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger resmi menjalani pekerjaan barunya di federasi sepak bola dunia, FIFA. Pria asal Prancis itu didaulat sebagai kepala pengembangan sepakbola global FIFA.

Dikutip Pojoksatu.id dari Mirror, Rabu (13/11/2019), Wenger akan memiliki otoritas dalam masalah teknis, sebagai anggota Football dan Technical Advisory Panels yang terlibat dalam tinjauan IFAB dan proses pengambilan keputusan tentang perubahan potensial pada aturan pertandingan.

Wenger sendiri sangat antusias dengan pekerjaan barunya itu, meski bukan lagi sebagai juru taktik. “Saya menantikan tantangan penting ini,” kata pria 70 tahun itu.

“FIFA sangat serius mengembangkan olahraga ini sebagai tujuan utamanya. Saya tahu saya bisa berkontribusi dan akan mengerahkan seluruh energi saya untuk ini,” tuturnya.


Menanggapi penunjukan itu, Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan: “Pengetahuan mendalam dan semangat Arsene (Wenger) untuk berbagai aspek permainan, salah satu kepribadian paling dihormati dalam sepakbola,” kata Infantino.

“Kehadirannya adalah contoh lain tentang bagaimana kami terus memperkuat tujuan kami untuk membawa FIFA kembali ke sepakbola.”

Wenger menganggur sejak meninggalkan Arsenal pada 2018 setelah 22 tahun menukangi klub London utara itu.

Awal musim ini, ia beberapa kali tampil sebagai pengamat sepak bola untuk beIN SPORTS, dan telah mengisyaratkan bahwa dia ingin kembali ke manajemen sepakbola.

Arsene Wenger baru-baru ini juga dikaitkan dengan jabatan pelatih Bayern Munich yang kosong setelah pemecatan Niko Kovac.

Wenger membenarkan bahwa raksasa Jerman itu mendekatinya, tetapi mengklaim bahwa ia tidak berambisi untuk mendapatkan pekerjaan itu.

“Pertama-tama, saya tidak pernah menjadi kandidat, saya didekati tetapi tidak dalam pencalonan untuk pekerjaan itu (pelatih Bayern).

“Itu jelas dan pasti, tetapi itu tidak berarti saya akan berhenti selamanya jadi manajer,” pungkasnya.

(fat/pojoksatu)