Kabar Duka, Kiper Timnas Futsal Selandia Baru Jadi Korban Penembakan

kiper timnas selandia baru
Kiper timnas futsal Selandia Baru, Atta Elayyan jadi korban penembakan.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penembakan brutal di masjid kawasan Christchurch telah menewaskan 50 jiwa.


Diantara korban tewas, salah satunya adalah Kiper Timnas Futsal Selandia Baru, Atta Elayyan.

Federasi Sepak Bola Selandia Baru terkejut mendengar berita ini. Lewat akun Twitter resmi, mereka menulis ungkapan duka untuk kepergian Atta Elayyan.

Dilaporkan Stuff, Elayyan menjadi korban karena ketika itu posisinya sedang berada di dalam masjid. Ia tengah berdoa sebelum melaksanakan salat Jumat.


Elayyan merupakan kiper utama Timnas Futsal Selandia Baru. Dia juga memperkuat klub Canterbury United Futsal Dragon.

Kiper 33 tahun itu meninggalkan seorang istri bernama Farah dan anak perempuannya, Aya.

Teman baiknya, Ronan Naicker mengatakan, Elayyan dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul. Almarhum juga menjadi sosok panutan bagi para pemain muda.

Dia bekerja sebagai pelatih kiper futsal wanita Canterbury yang memenangkan gelar liga perdananya pada Februari lalu.

“Elayyan merupakan pelatih futsal di sekolah lamanya. Meski dia tak punya banyak waktu, dia selalu menyempatkan diri untuk mengembangkan sepak bola,” ujar Ronan Naicker.

“Dia sosok panutan. Dia bukan seseorang yang mencoba menjadi seorang pemimpin,” sambungnya.

Naicker melanjutkan, Elayyan merupakan muslim yang taat dan beradaptasi dengan lancar dalam kehidupan di Selandia Baru.

“Itulah mengapa kejadian ini sangat tragis, kami tak pernah masalah meski berhadapan dengan berbagai agama, komunitas, dan ras,” tandasnya.

(jpc/pojoksatu)