Alasan Francesco Totti Menolak Pinangan Real Madrid, Kala Itu!

Francesco Totti - Legenda AS Roma

POJOKSATU.id, ROMA – Legenda AS Roma, Francesco Totti berkisah tentang bagaimana cinta dan loyalitas mengurungkannya pindah ke Real Madrid.


Dilansir Diario AS, Totti mengatakan, pernah mendapatkan tawaran dari Los Blancos namun ditolaknya mentah-mentah semata untuk menjaga cinta (AS Roma).

“Ada tawaran yang sangat penting dari Madrid di tahun 2004, tapi saya memutuskan untuk menyerah pada banyak gelar sehingga saya selalu memakai satu jersey saja,” kata Totti kepada Sky Sports.

Francesco Totti - AS Roma


“Dan pada akhirnya, saya menerima cinta dan gairah, yang bagi saya lebih penting daripada memenangkan titel di tempat lain. Saya menempatkan Roma di depan segalanya,” kisahnya.

Meskipun keputusannya tersebut akan berdampak bagi kariernya, seperti kans untuk mendapatkan Ballon d’Or, namun Totti menegaskan keputusannya adalah demi loyalitas.

“Lagipula saya masih memenangkan Scudetto, Piala Super Italia dan Coppa Italia bersama Roma, meski i itu tidak menempatkan saya pada posisi untuk menantang pemain lain (Ballon d’Or),” ujarnya.

Totti menjelaskan, tawaran Madrid kala itu bukanlah tawaran biasa, ia menyebut nilai transfer yang ditawarkan Los Merengues padanya sekitar EUR 200 juta atau setara Rp3,4 triliun. “Saya kira (nilai transfer) mencapai EUR 200 juta,” ucapnya.

Atas keputusannya tersebut, Francesco Totti pun tahun lalu diganjar UEFA dengan penghargaan UEFA President’s Award 2017.

UEFA menilai pemain yang kini berusia 41 tahun itu pantas menerima penghargaan tersebut atas dedikasinya selama ini kepada dunia sepak bola.

Sepanjang karier sepakbola profesionalnya, Totti yang kini sudah memutuskan pensiun tidak pernah berpindah klub. Sejak tahun 1992 hingga 2017 ia tetap setia membela ‘Serigala ibukota’ itu.

Selama 25 tahun itu, ia sudah melakoni 786 penampilan dengan torehan 307 gol diberbagai turnamen, dan sudah mempersembahkan sejumlah trofi untuk klubnya.

Diantaranya, satu gelar Scudetto Serie A, dua gelar oppa Italia, dua gelar Supercoppa Italiana dan supremasi tertinggi sepakbola sejagat, trofi Piala Dunia pada 2006.

Selama kiprahnya di timnas Italia sejak 1998 hingga 2006, Totti melakoni 58 pertandingan internasionalnya dengan torehan 9 gol.

(qur/pojoksatu)