Legenda Barcelona ini Kecam Aksi Represif Polisi Spanyol

Xavi Hernandez (satupedia.com)
Xavi Hernandez - Gelandang Al Sadd (Qatar)

POJOKSATU.id, DOHA – Legenda Barcelona Xavi Hernandez angkat suara terkait kerusuhan di sejumlah wilayah di Catalunya pada pemilihan referendum Catalunya, Minggu (1/10/2017) siang waktu setempat.

Xavi mengutuk keras aksi represif aparat kepolisian dari otoritas Spanyol yang mengakibatkan puluhan warga Catalunya mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut.

“Tidak dapat dipercaya bahwa di negara demokratis orang tidak dapat memilih,” kata Xavi seperti dilansir Marca, Minggu (1/10/2017).

https://twitter.com/PojokSatu/status/914453101691785216


Xavi yang kini berkarir di Liga Utama Qatar bersama Al-Sadd telah menggambarkan kejadian di Catalunya hari ini sebagai sesuatu yang memalukan.

“Kepada semua orang yang berusaha secara damai menggunakan hak mereka untuk memilih. Apa yang terjadi di Catalonia saat ini adalah sebuah rasa malu. Hidup Catalunya,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, publik Catalunya melakukan voting untuk penentuan pemisahan kota tersebut dari Spanyol. Namun pihak otoritas Spanyol berupaya menggagalkannya dengan mengirimkan ribuan petugas keamanan.

Akibatnya, bentrok warga Catalunya dengan aparat kepolisian tak terhindarkan. Dilaporkan The Guardian, sedikitnya 38 orang terluka dalam bentrokan tersebut.

Petugas bertindak represif dengan melepaskan tembakan peluru karet untuk meredam aksi massa. Beberapa pengunjukrasa atau warga pun telah ditangkap.

(qur/pojoksatu)