Kala Zidane Berada di Antara Para “Korbannya”

Para pelatih mengadakan pertemuan yang digagas UEFA di Nyon Swiss (marca.com)
Para pelatih mengadakan pertemuan yang digagas UEFA di Nyon Swiss (marca.com)

POJOKSATU.id, SWISS – Sejumlah manajer dan pelatih klub-klub di Eropa tadi malam waktu setempat berkumpul di Nyon, Swiss dalam sebuah acara yang diorganisir UEFA.

Dilansir Marca, terdapat pemandangan yang cukup mencuri perhatian pewarta dalam momen itu saat manajer Real Madrid Zinedine Zidane berfose bersama Massimiliano Allegri, Jose Mourinho, dan Ernesto Valverde.

Momen itu menjadi ‘menarik’ karena pelatih asal Perancis itu pernah bertemu dengan mereka di atas lapangan hijau saat timnya berlaga diberbagai ajang. Hebatnya, Zidane mampu mengandaskan tim-tim asuhan mereka itu.

Sebagaimana diketahui, Real Madrid  sukses mengangkat trofi Liga Champions musim 2016/17 setelah di final mengandaskan tim asuhan Massimiliano Allegri, Juventus dengan skor 4-1.

Sedangkan skuat Jose Mourinho, Manchester United harus merelakan trofi Piala Super Eropa jatuh kepangkuan Los Blancos saat laga final di Skopje Setan Merah takluk dengan skor tipis 2-1.

Teranyar, raksasa Catalan, Barcelona yang dibesut Ernesto Valverde harus mengakui kedigjayaan Los Merengues di ajang Supercopa de Espana atau Piala Super Spanyol 2017. Blaugrana kalah di dua leg dengan skor agregat 5-1.

Selain momen pose para pelatih klub raksasa dunia itu, momen pertemuan Ernesto Valverde dengan pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery pun tak luput dari perhatian banyak pihak.

Pasalnya, Barca dan PSG paling masif di lantai bursa terkait jual beli pemainnya. Setelah sukses mendaratkan bintang Barcelona, Neymar ke PSG. Keduanya masih terkait saga transfer gelandang PSG, Angel Di Maria ke Barcelona.

Kedua pelatih itu pun tampak serius sedang mendiskusikan sesuatu di lobi ruang pertemuan sebelum dan saat jeda acara tersebut berlangsung.

Jadwal bursa transfer yang akan segera ditutup beberapa jam ke depan sepertinya akan dimanfaatkan oleh keduanya untuk merampungkan sejumlah saga transfer yang belum berakhir di atas kertas segel.

(qur/pojoksatu)

Loading...