Modric Terancam di Bui Karena Bersaksi Palsu di Pengadilan

Gelandang Real Madrid, Luka Modric.

Dari hasil investigasi BBC, para petinggi Dinamo Zagreb itu ternyata tidak menyetorkan semua dana penjualan Luka Modric ke pihak klub. Mereka dituding menggelapkan uang lebih dari 15 juta euro atau setara Rp221,95 miliar untuk masuk ke rekening pribadi masing-masing.

Saat Luka Modric dihadirkan sebagai saksi di pesidangan, gelandang Real Madrid ini terkesan memberikan keterangan yang berbelit. Modric bahkan sempat meralat ucapannya ketika tengah memberikan kesaksian.

Pihak kejaksaan pun curiga dan langsung menyelidiki tindakan Luka Modric tersebut. Pemain Timnas Kroasia itu pun kini terjerat pasal 305 ayat 1 Criminal Code/11 soal kesaksian palsu dalam persidangan dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun.

(bola/man/pojoksatu)