Putra Mantan Presiden Dijebloskan ke Penjara

Mehdi Hashemi Rafsanjani
Mehdi Hashemi Rafsanjani
Mehdi Hashemi Rafsanjani

POJOKSATU – Putra mantan Presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani dijebloskan di penjara di Tehran karena dituding terlibat dalam kejahatan keamanan dan keuangan.

Sang putra yang bernama Mehdi Hashemi Rafsanjani itu dituduh telah menghasut kerusuhan setelah pemilihan umum yang disengketakan Iran pada tahun 2009 lalu. Ia pun ditangkap sekembalinya dari pengasingan di Inggris pada tahun 2012 lalu.

Pria 45 tahun itu mulanya ditahan dan diinterogasi sejak ditangkap tahun 2012 lalu. Namun ia dibebaskan selama sekitar tiga bulan sebelum akhirnya kembali ditangkap.

BBC pada Minggu (15/3) mengabarkan bahwa merujuk pada laporan tidak resmi, Mehdi dijerat dengan hukuman 15 tahun kurungan penjara. Namun demikian, laporan tersebut belum bisa mendapatkan konfirmasi resmi.


Mehdi sendiri memiliki waktu 20 hari untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut. Hukuman itu juga mencakup denda yang nilainya masih dirahasiakan serta larangan bagi Mehdi untuk memegang jabatan publik.

Mehdi menghadapi pengadilan pada akhir Agustus lalu di pengadilan revolui Iran yang biasanya digunakan untuk mengadili kasus terkait pelanggaran keamanan. Sidang itu sendiri dilakukan secara tertutup sehingga banyak putusan yang belum bisa diketahui dengan pasti.

Keluarga mantan Presiden Rafsanjani sendiri diketahui berada di bawah pengawasan pihak keamanan selama Pemilu 2009 setelah mendukung Mir Hossein Mousavi, sosok reformis yang gagal bersaing dengan Mahmoud Ahmadinejad dalam pemilu.

Sejumlah kritik yang bermunculan menyebut bahwa penahanan Mehdi merupakan bagian dari upaya kelompok garis keras untuk merusak reputasi sang ayah menjelang pemilihan parlemen Februari mendatang.

Rafsanjani yang merupakan salah satu pendiri Republik Islam merupakan presiden Iran pada periode 1989-1997. (mel/rmol/dep)