POJOKSATU.id - Media Vietnam melontarkan tantangan menarik kepada Timnas Indonesia untuk mengalahkan timnas negaranya tanpa kehadiran pemain naturalisasi di ASEAN Cup 2024 atau Piala AFF.

Tantangan tersebut mencuat setelah rencana Timnas Indonesia memanggil sejumlah pemain diaspora untuk tampil di turnamen yang akan dimulai Desember mendatang.

Menurut asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, tiga pemain diaspora, yakni Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Justin Hubner, direncanakan masuk dalam daftar skuad.

Namun, langkah ini menuai respons dari publik Vietnam yang memprediksi adanya perubahan signifikan pada kekuatan skuad Garuda.

Baca Juga: Usai Menang Lawan Arab Saudi, Timnas Indonesia Disebut Jadi Tim ASEAN Terbaik, Lewati PENCAPAIAN Thailand dan Vietnam

Indonesia dan Vietnam tergabung di Grup B bersama Laos, Filipina, dan Myanmar.

Dalam turnamen ini, kedua tim dipastikan saling berhadapan di babak penyisihan grup.

Penampilan impresif Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya membuat ekspektasi tinggi terhadap skuad asuhan Shin Tae-yong.

Namun, absennya banyak pemain diaspora karena ASEAN Cup bukan bagian dari kalender resmi FIFA menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga: Vietnam Hanya Bertanding Satu Kali di FIFA Matchday 2024, Lebanon Dipastikan Tak Datang, Timnas Indonesia Bisa Curi Poin

Dengan demikian, mayoritas pemain yang akan tampil berasal dari liga lokal.

Hal ini menjadi sorotan media Vietnam, salah satunya Dantri.com.vn, yang mengeluarkan pertanyaan: "Tanpa pemain naturalisasi, bisakah Timnas Indonesia menang lawan Timnas Vietnam?" tulis Dantri.com.vn.

"Timnas Indonesia kemungkinan besar kehilangan banyak pemain naturalisasi di Piala AFF 2024, mungkinkan dengan kekuatan pemain lokal bisa menang lawan Vietnam?"

"Kekuatan skuad Garuda di Piala AFF 2024 akan mengalami perubahan signifikan dibanding tim yang tampil di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026."

Baca Juga: Ronaldo Kwateh Dipanggil Shin Tae-yong, Gabung Timnas Indonesia U22, Belum Resmi Diumumkan, Media Vietnam Ini Sudah Halu Ejek Timnas

"Jika tidak bisa memanggil pemain diaspora, maka Indonesia akan bermain dengan skuad yang terdiri dari pemain lokal."

"Pertanyaannya, ketika sudah tidak lagi diperkuat pemain naturalisasi, apakah Timnas Indonesia bisa mengalahkan Vietnam?" imbuh mereka.

Hingga saat ini, Shin Tae-yong baru dikabarkan memanggil 24 nama untuk memperkuat skuad Garuda di Piala AFF 2024. Dari jumlah tersebut, hanya tiga pemain diaspora yang direncanakan bergabung, itupun belum dapat dipastikan kehadirannya.

Meski ASEAN Cup bukan target utama Shin Tae-yong, tekanan dari publik Indonesia untuk meraih gelar juara di turnamen ini tetap besar. Sebab, Indonesia hingga kini belum pernah meraih gelar juara Piala AFF dan selalu hanya menjadi runner-up.

Meskipun demikian, publik Vietnam juga tidak ingin meremehkan kekuatan Indonesia, bahkan jika hanya mengandalkan pemain lokal. Dantri.com.vn menambahkan:

Baca Juga: TAK KALAH SERU, Timnas Indonesia Hadapi Vietnam di Final Hari Ini Pukul 18.00 WIB, ASEAN Futsal Championship 2024

"Tim Indonesia tidak bisa dikatakan tidak berambisi di kancah Piala AFF karena belum pernah sekalipun meraih gelar juara."

"Sepak bola Indonesia memiliki sumber daya internal tertentu, tidak hanya bergantung sepenuhnya pada pemain naturalisasi."

"Penambahan mereka hanya dalam rangka membantu Garuda berpartisipasi di Piala Dunia 2026."

"Sedangkan di kancah Asia Tenggara, pasukan yang terdiri dari pemain lokal punya potensi bersaing yang lengkap."

"Oleh karena itu, kita tidak bisa meremehkan meski Indonesia menggunakan pemain lokal di Piala AFF," imbuh mereka.

Sebagai catatan, Timnas Indonesia belum lama mempermalukan Vietnam di depan publiknya sendiri dengan skor 3-0 di Stadion My Dinh, Hanoi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (26/3/2024) malam WIB.

Baca Juga: BERSIAP LAGA PERDANA Timnas Indonesia U 22, Jadwal 9 DESEMBER Lawan Myanmar, Peluang Shin Tae-yong PANGGIL Marselino Ferdinan

Gol kemenangan dicetak oleh Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta.

Sebelum laga ini, kemenangan terakhir Indonesia di markas Golden Star Warriors terjadi pada 2004.

Kemenangan itu menandai berakhirnya dominasi Vietnam atas Indonesia. ***