POJOKSATU.id - Timnas Jepang dijadwalkan melawan Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Skuad Samurai Biru pun sudah menginjakkan kakinya di Indonesia.
Menariknya, Timnas Jepang mendapat sambutan meriah di Indonesia meski tiba di Tanah Air pada dini hari WIB.
Mereka mendapat sambutan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Melihat antusiasme tersebut, bek Jepang Yuto Nagatomo mengaku kagum sekaligus iri.
Baca Juga: 3 Pemain Senior Ini Dipanggil Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024: Ada Asnawi Mangkualam
"Saya merasakan demam sepak bola sangat tinggi. Saya tiba di bandara pukul 2 pagi, dan ada sekitar 10 kamera TV dan penggemar berkumpul di sana. Jarang sekali melihat seperti ini. Saya sangat iri," kata Nagatomo seperti dikutip dari laman Gekisaka.
"Saya belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Sangat heboh pada pukul 2 pagi di bandara sehingga saya merasa seperti bintang Hollywood, dan media-medianya luar biasa," lanjut mantan bek Inter Milan tersebut.
Melihat antusiasme tersebut, Nagatomo pun berharap para pendukung Indonesia bisa memenuhi stadion.
Dukungan dari banyak suporter lawan akan menciptakan andrenalin tersendiri.
Kendati demikian, pemain yang sudah berusia 38 tahun itu mengaku tak gentar karena Jepang merupakan tim kuat.
"Saat melawan Arab Saudi kemarin, suasananya juga seperti ini dan justru membuat adrenalin saya semakin terpacu. Sorakan dari 70.000 suporter tandang sangat menyenangkan dan membakar semangat saya. Jika bisa, saya harap stadion terisi penuh, bahkan 100.000 orang pun tidak masalah. Kami akan menang. Tim ini sangat kuat," terangnya.
Indonesia dan Jepang bertemu pada partai kelima Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2024 zona Asia.
Jepang saat ini bertengger di urutan pertama papan klasemen dengan koleksi 10 poin.
Mereka mencatatkan tiga kali kemenangan dan sekali imbang dari empat laga yang dijalani.
Baca Juga: Hokky Caraka Masuk Daftar Pemain Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024, Netizen : Buktikan!
Sebaliknya, Indonesia harus puas berada di posisi kelima dengan koleksi tiga poin.
Tim asuhan Shin Tae-yong belum pernah menang dari empat lagi yakni tiga kali imbang dan sekali kalah. ***
