POJOKSATU.id — Tim Nasional Indonesia memastikan lawan pengganti Kuwait jelang FIFA Matchday periode September 2025.

Semula dijadwalkan skuad Garuda akan berhadapan dengan Kuwait, kini dipastikan akan menghadapi Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA) secara sepihak membatalkan laga uji coba melawan Indonesia melalui surat resmi yang dikirim pada 21 Agustus 2025.

Keputusan mendadak ini membuat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) harus bergerak cepat mencari pengganti.

Baca Juga: Thom Haye Tak Sabar Bela Persib, Debut di Big Match Lawan Persebaya 12 September?

Beruntung, Chinese Taipei menerima undangan untuk bertanding meski dengan waktu persiapan yang sangat singkat.

Jadwal Timnas Indonesia vs Chinese Taipei akan digelar pada Jumat (5/9/2025) di GBT Surabaya.

Stadion yang sama juga akan menjadi venue pertandingan kedua Indonesia kontra Lebanon, yang jadwalnya mundur sehari menjadi Selasa (9/9/2025).

Respons Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi kepada Chinese Taipei yang bersedia hadir di tengah situasi genting.

“Kita bertanding dengan Chinese Taipei yang kebetulan mereka juga menghormati undangan kita. Dalam waktu pendek, mereka akan hadir di tanggal lima.

Saya berterima kasih ada negara yang mau membantu kita untuk persiapan,” ucap Erick Thohir.

Lebih lanjut, Erick menegaskan bahwa PSSI awalnya memang ingin menguji kekuatan tim dengan lawan dari Timur Tengah.

Namun, batalnya laga melawan Kuwait membuat opsi tersebut hilang.

Baca Juga: Thom Haye Resmi Gabung Persib, Erick Thohir Apresiasi Sekaligus Sentil Agen Nakal dan Buka Fakta Gaji Fantastis

Dua laga uji coba pada FIFA Matchday September 2025 ini dianggap krusial bagi Timnas Indonesia.

Chinese Taipei dan Lebanon akan menjadi lawan penting untuk menguji kekuatan tim Garuda sebelum turun di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

PSSI Akan Laporkan Kuwait ke AFC

Terkait pembatalan sepihak Kuwait, Erick Thohir memastikan pihaknya akan melaporkan hal ini ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Baca Juga: Ini Alasan Miliano Jonathans Pilih Indonesia ketimbang Belanda, Target Lolos ke Piala Dunia

Ia juga menyinggung bahwa Kuwait ternyata memilih melawan Suriah sebagai alasan pembatalan.

“Kan baru diumumkan Kuwait melawan Suriah. Ya, kita nggak bisa apa-apa kan? Tentu kalau secara black and white, kita sudah punya approval,” tegas Erick.

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami: