POJOKSATU.id - Arsenal kembali harus menunda impian meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Kekalahan dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions musim 2025/2026 membuat The Gunners kembali pulang tanpa trofi dari panggung tertinggi sepak bola Eropa.

Laga final yang berlangsung di Budapest berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

Namun, Arsenal gagal memanfaatkan kesempatan dalam adu penalti setelah salah satu eksekutor mereka gagal menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Tetapkan Sejumlah ASN Tidak Mendapat Gaji Ke-13 Tahun 2026

PSG pun keluar sebagai juara, sementara Arsenal kembali menyandang status runner-up.

Hasil tersebut memperpanjang catatan kurang menyenangkan klub asal London Utara itu di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.

Arsenal kini telah dua kali tampil di final Liga Champions, tetapi belum pernah berhasil mengangkat trofi.

Final pertama Arsenal terjadi pada musim 2005/2006.

Baca Juga: BKN Beri Sinyal Rekrutmen CPNS 2026, Simak Bocoran Jadwalnya

Saat itu tim yang diperkuat sejumlah pemain bintang, termasuk Thierry Henry, harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-2.

Dua puluh tahun berselang, Arsenal kembali menembus partai puncak, namun hasil akhirnya masih belum berubah.

Kegagalan terbaru tersebut membuat Arsenal masuk dalam daftar klub yang paling sering menjadi runner-up Liga Champions tanpa pernah meraih gelar juara.

Klub asuhan Mikel Arteta kini mengoleksi dua kali status runner-up dari dua kesempatan tampil di final.

Baca Juga: Kalender Pendidikan 2026 Terbaru, Berikut Jadwal Libur Akhir Tahun Ajaran

Meski demikian, Arsenal belum menjadi klub dengan catatan kegagalan terbanyak di partai puncak Liga Champions tanpa gelar.

Posisi tersebut masih ditempati Atletico Madrid.

Klub asal Spanyol itu tercatat tiga kali mencapai final Liga Champions dan selalu gagal membawa pulang trofi.

Atletico pertama kali kalah di final pada 1974 saat menghadapi Bayern Munchen.

Setelah itu, mereka kembali gagal pada final 2014 dan 2016, keduanya saat berhadapan dengan rival sekota, Real Madrid.

Baca Juga: Kalender Pendidikan 2026 Terbaru, Berikut Jadwal Libur Akhir Tahun Ajaran

Dua kegagalan Arsenal juga membuat mereka sejajar dengan sejumlah klub lain yang memiliki nasib serupa.

Reims dari Prancis dan Valencia dari Spanyol sama-sama pernah dua kali menjadi runner-up Liga Champions tanpa pernah merasakan gelar juara.

Daftar tersebut menunjukkan betapa sulitnya memenangkan Liga Champions, bahkan bagi klub-klub besar yang mampu menembus partai final.

Baca Juga: Kenapa SKTP Guru Non ASN Bahasa Inggris SD Kelas 1 dan 2 Tidak Linier? Ini Penjelasan Lengkapnya

Arsenal kini bergabung dalam kelompok klub yang nyaris mencapai puncak kejayaan Eropa, tetapi masih harus menunggu kesempatan berikutnya untuk mematahkan kutukan tersebut.

Di tengah kekecewaan yang dirasakan para pendukung, pencapaian mencapai final tetap menjadi bukti perkembangan Arsenal dalam beberapa musim terakhir.

***