POJOKSATU.id, JAKARTA - Daftar Pemain Indonesia Pilih Mudik Setelah Gagal di KLub Luar Negeri, Termasuk Bagus Kahfi.
Sejumlah pemain Indonesia yang sempat mencicipi ketatnya persaingan di luar negeri akhirnya memilih mudik alias kembali ke Tanah Air.
Terbaru, ada Bagus Kahfi yang memilih kembali ke klub lamanya, Barito Putera setelah gagal unjuk gigi bersama klub Yunani, Asteras Tripolis.
Membela klub luar negeri, terutama Eropa, memang terdengar membanggakan bagi pemain Indonesia.
Selain gaji tinggi, pemain abroad ini juga memiliki kesempatan merasakan ketatnya berkompetisi di luar negeri.
Tentunya kompetisi ketat itu akan menjadi pengalaman berharga sekaligus bisa meningkatkan skill pemain itu sendiri.
BACA JUGA : Pemain Thailand Buang Boneka dan Medali SEA Games 2023, Indonesia Sering Runner-up Tapi Woles
Namun misi itu tidak akan tercapai jika hanya jadi penghias di bangku cadangan.
Hal ini yang membuat sejumlah pemain Indonesia yang sudah dikontrak klub luar negeri, akhirnya memilih mudik alias kembali membela klub Tanah Air.
Berikut daftar pemain Indonesia yang memilih mudik setelah gagal unjuk gigi bersama klub di luar negeri:
1. Bagus Kahfi
Pemain kelahiran Magelang, 16 Januari 2002 (21 tahun) ini disebut-sebut sebagai salah satu bintang masa depan Timnas Indonesia.
Terutama setelah menjadi pemain kunci di balik sukses Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-16 pada tahun 2018 lalu.
Pemain bernama lengkap Amiruddin Bagus Kahfi ini juga termasuk dalam skuad Garuda Selecet, program pembinaan pemain muda PSSI di Inggris.
Bagus resmi dikontrak Barito Putera pada April 2020, sebelum hijrah ke Belanda untuk bergabung dengan Jong FC Utrecht (Utrecht U18) pada Februari 2021.
Pada Agustus 2022 lalu, klub Yunani, Asteras Tripoli kepincut merekrutnya dengan memberinya kontrak berdurasi satu tahun.
BACA JUGA : Erick Thohir Ungkap Kunci Kemenangan Timnas Indonesia di Final di Sea Games 2023
Tapi harapan Bagus Kahfi untuk menunjukkan skill-nya bersama klub Yunani itu tak kunjung terpenuhi.
Sebab selama musim 2022/23 ini, top skor Piala AFF U-16 2018 ini tak sekalipun mendapat kesempatan merumput.
Bagus tak pernah dimainkan sama sekali. Tidak lebih baik ketika masih di Utrecht, di mana ia sempat mencatat dua penampilan dengan total tujuh menit bermain dalam semusim.
Akhirnya, Bagus Kahfi memutuskan meninggalkan Asteras dan kini sudah resmi dikontrak kembali klub lamanya, Barito Putera, tercatat mulai Kamis (18/5/2023).
2. Egy Maulana Vikri
Sebelum Bagus Kahfi, Egy Maulana Vikri lebih dulu melanglang buana ke sejumlah klub Eropa dari tahun 2018 hingga 2023.
Meski kini Egy juga sudah kembali ke Tanah Air dengan membela klub Liga 1, Dewa United.
BACA JUGA : Ofisial Thailand Minta Maaf Pukul Manajer Indonesia, Sambil Nangis Peluk Sumardji
Pemain kelahiran Medan, 7 Juli 2000 (22 tahun) ini merupakan alumni Sekolah Khusus Olahragawan SKO Ragunan.
Selepas dari SKO Ragunan, Egy Maulana langsung berkarir di luar negeri dengan bergabung klub Polandia, Lechia Gdansk pada Juli 2018.
Selama tiga tahun di Lechia Gdansk, pemain yang fasih bermain sebagai penyerang sayap kiri maupun kanan ini hanya dimainkan dalam 11 pertandingan.
Pada Agustus 2021, Egy hijrah ke klub Slovakia, FK Senica.
Kali ini Egy mendapat menit bermain lumayan banyak. Total 26 kali dimainkan (termasuk di Piala Slovakia) dengan mencetak 2 gol dan 4 assist.
Kemudian pada Agustus 2022, Egy Maulana pindah ke klub Slovakia lainnya, ViOn Zlate Moravce-Vrable.
Bersama Zlate Moravce, Egy hanya 10 kali dimainkan dan mencatat satu assist.
Akhirnya pada Januari 2023, Egy Maulaan Vikri memutuskan kembali ke Tanah Air dan membela Dewa United.
Ia sempat bermain dalam 10 pertandingan bersama Tangsel Warrior dengan mencetak 1 gol dan tiga assist hingga Liga 1 musim 2022/23 berakhir.
3. Witan Sulaeman
Sama halnya dengan Egy, Witan Sulaeman juga jebolan SKO Ragunan.
Sempat membela PSIM Yogyakarta sebelum hijrah ke klub Liga Serbia, FK Radnik Surdulica pada Februari 2020.
Pemain kelahiran Palu, 8 Oktober 2001 (21 tahun) ini hanya lima kali dimainkan di Radnik dengan total 111 menit di lapangan.
Witan juga sempat bergabung dengan Lechia Gdansk tapi tidak mendapat menit bermain sebelum dipinjamkan ke FK Senica.
Di FK Senica, Witan bermain dalam 12 laga dengan mencetak 4 gol dan 1 assist.
Lalu pada Agustus 2022, Witan pindah ke klub Slovakia lainnya, AS Trencin.
Bersama Trencin, Witan mampu mencetak 4 gol dalam 14 pertandingan sebelum kembali ke Indonesia pada Januari 2023 dengan bergabung bersama Persija Jakarta.
Hingga Liga 1 musim 2022/23 berakhir, Witan bermain dalam 10 laga bersama MAcan Kemayoran dengan mencetak 2 gol dan 1 assist.
Itulah daftar pemain Indonesia yang gagal bersinar di luar negeri dan akhirnya memilih mudik ke Tanah Air.
Saat ini, masih ada sejumlah pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri.
Antara lain Marselino Ferdinan (KMSK Deinze -Belgia), Ronaldo Kwateh (Bodrumspor -Turki), Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons- Korea Selatan), Pratama Arhan (Tokyo Verdy- Jepang), hingga Saddil Ramdani (Sabah FC-Malaysia).
Editor: Jumaidil Halide

